Belasan Siswa SD Dapat Kacamata Gratis

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Sebelas siswa sekolah dasar (SD) Negeri Banaran 2 Kota Kediri mendapat kacamata gratis, Selasa (19/11). Para siswa ini berasal kelas II sampai kelas VI baik laki-laki maupun perempuan.

Kepala SD Negeri Banaran 2 Kota Kediri, Sunarsih mengatakan, kacamata gratis bagi siswa ini diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. “Alhamdulillah sudah diberikan, sebelumnya juga ada pemeriksaan mata kepada anak-anak,” jelasnya.

Sementara itu, Ari guru kelas V menjelaskan, SD Negeri Banaran 2 Kota Kediri mengajukan 12 siswa, namun salah satu siswa ternyata memilih tidak menggunakan kacamata. Karena, masih cukup jelas untuk membaca serta saat dilakukan pemeriksaan tidak seperti teman-teman lainnya.

Untuk jumlah siswa yang memperoleh kacamata gratis ini, lanjutnya, terdiri dari satu murid kelas 2, satu murid kelas 3, delapan murid kelas 5, dan dua murid kelas 6. “Dikhawatirkan, tano menggunakan kacamata nilai mereka menurun. Dengan ini, semoga siswa dapat meningkatkan perolehan nilai mereka,” ujarnya.

Dari kesebelas siswa tersebut, sambungnya, sebagian besar mengalami mata minus, beberapa lainnya ada yang mengalami mata silinder. SD Negeri Banjaran 2 berharap, bantuan kacamata gratis tidak hanya sekali ini saja, tapi siswa dari SD lainnya juga memperoleh bantuan yang sama.

Sementara itu, Ruli (34) salah satu orang tua siswa menjelaskan, sebelumnya tidak mengetahui bahwa anaknya mengalami mata minus. “Kalau belajar memang cenderung membaca dengan jarak yang cukup dekat, mungkin ini penyebabnya. Kalau untuk bermain gawai, sering saya tegur sehingga tidak terlalu lama bermain gawai,” ucapnya.

Setelah mengetahui anaknya mengalami mata minus, Ruli lebih memperhatikan lagi cara belajar dan membatasi penggunaan gawai. Hal senada juga diutarakan orang tua lainnya. Para orang tua juga lebih memperhatikan penggunaan gawai anak mereka serta memperhatikan pencahayaan di dalam rumah saat anak belajar.

Carisa (11) siswi kelas V mengaku senang setelah mendapat kacamata. “Senang, karena bisa melihat lebih jelas tulisan baik yang ada di buku maupun di papan tulis. Saya juga akan mengurangi kebiasaan menggunakan gawai, takut kalau minusnya tambah,” katanya.(Adv)

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date