Belasan Orang Kerabat PDP Covid-19 di Madiun Jalani Rapid Test

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Empat belas orang kerabat seorang PDP positif covid-19 warga Kelurahan Mojorejo, Kota Madiun menjalani rapid test atau tes cepat, Selasa (19/5).

Ke-14 orang itu sempat melakukan kontak fisik dengan PDP sepulang dari Kota Batu Malang.

Mereka terdiri lima orang saudara dan enam tenaga kesehatan yang berdomisili di Perum Taman Asri, serta tiga orang penghuni kos milik PDP di Mojorejo.

Mereka juga sempat berolahraga di kompleks perumahan dan beribadah ke masjid. Dari kegiatan rapid test kali ini diketahui hasilnya terkonfirmasi non reaktif atau negatif.

Seorang warga Perumahan Taman Asri, Sarjono mengakui, sejak ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) oleh petugas medis rumah sakit Soedono, pihak warga lebih selektif menerima tamu yang masuk ke lingkungan perumahan.

Hal itu sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19. Pun menurutnya, seorang PDP tersebut bukan asli warga Taman Asri, melainkan adik dari seorang warga yang berdomisili di perumahan Taman Asri.

“Jadi memang bukan warga Taman Asri tapi Mojorejo. Terkait orang yang pernah berhubungan atau kontak erat dengan pasien ya menurut saya perlu di rapid test untuk mengetahui kepastian terpapar covid-19 atau tidak,” kata Sarjono.

Seorang kader pemantauan kesehatan di Perumahan Taman Asri, Ika Widayanti mengakui kegiatan rapid test perlu dilakukan. Sebab, saudara PDP tersebut sempat berolahraga dan bepergian ke Masjid. Melalui rapid test itu Ika berharap, kasus PDP positif covid-19 di Kota Madiun tidak bertambah.

“Semoga hasil rapidnya negatif jadi temuan kasusnya di Kota Madiun nggak bertambah. Kebetulan kan saya kader pemantau di lingkungan sini, ada ODR ya kami pantau. Sebenarnya beliau bukan warga sini, tapi warga Mojorejo,” kata Ika.

Sementara itu seorang penghuni kos milik PDP di Mojorejo, Salman menyatakan, ibu kosnya sering tinggal di kos-kosan Jalan Darma Bhakti, Kelurahan Mojorejo. Namun sejak dua minggu terakhir yang bersangkutan tidak terlihat di kos.

“Ya khawatir juga sih. Tapi nanti terserah sesuai dengan prosedur saja,” kata Salman.

Seperti diketahui, kasus PDP positif covid-19 di Kota Madiun bertambah menjadi tiga orang. Yakni dua orang laki-laki warga Kelurahan Pandean dan Nambangan Lor serta seorang perempuan warga Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman.

Reporter M.Adi Saputra/Juremi
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date