Belasan Murid SD Keracunan Tempura

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Belasan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur dilarikan ke Puskesmas Slumbung karena diduga mengalami keracunan, setelah menyantap makanan sosis dan tempura yang dibelinya dari penjual keliling di dekat sekolah.

Nova salah satu siswa kelas 5 mengatakan, setelah makan tempura, dirinya dan 18 temannya merasakan mual dan perih yang tak tertahankan. Tak lama kemudian, satu per satu mengalami muntah-muntah dan pusing.¬†“Rasanya perut sakit sekali,” ujar Nova di Puskesmas Slumbung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar , Senin (25/9).

Untuk memulihkan kondisinya, petugas Puskesmas memberikan infus terhadap para korban dan membari obat penawar racun.

Dari keterangan di lapangan diketahui, Senin (25/9) sekitar pukul 07.00 WIB semua siswa SD melaksanakan upacara Bendera. Pada saat pelaksanaan upacara ada salah satu siswa yang mengeluh pusing ,kemudian oleh pihak Sekolah dibawa ke UKS selang beberapa saat siswa lainya mengeluh hal yang sama sebanyak 10 siswa. Kemudian beberapa saat bertambah 2 orang siswa mengalami mutah-muntah dan kemudian 10 siswa tersebut oleh pihak sekolah dibawa ke Puskesmas Slumbung.

Sebenarnya, pihak sekolah sudah melarang anak didiknya membeli jajanan dari penjual keliling. Bahkan pihak sekolah melarang siswa-siswi membeli jajanan keliling, apalagi penjualnya orang asing. Tapi, namanya anak-anak tidak bisa dilarang.

Hingga kini, kasus keracunan ini masih ditangani aparat Polsek Gandusari. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pedagang keliling yang menjual tempura yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut sudah diamankan. Untuk penyelidikan, polisi mengumpulkan sampel makanan yang dikonsumsi para korban untuk dikirim ke laboratorium.

Reporter: A. Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.