Bawa Kabur Motor IRT, Residivis Diringkus

Trenggalek, koranmemo.com – Unit Satreskrim Polsek Karangan Trenggalek  meringkus Agung Lisdiyan Wardana (32) seorang residivis asal warga RT 12/RW 02 Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S melalui Kapolsek Karangan AKP Sutrisno membenarkan penangkapan tersebut. Modus tersangka meminjam sepeda motor kepada korban dengan alasan pergi ke toilet untuk kencing. Namun setelah ditunggu-tunggu  motor tersebut tidak dikembalikan, akhirnya di laporkan ke Polsek Karangan.

Dikatakan, pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan ditangkap pada 19 Desember 2017.   “Ditangkap oleh anggota Polsek Karangan. Tersangka adalah seorang residivis. Dari rekam jejak tersangka, empat kali masuk penjara dengan kasus tiga kali kasus yang sama dan satu kali kasus penganiayaan,’’ ucapnya, Jumat (19/1).

Dikatakan, awal perkenalan antara pelaku dan korban melalui medsos akun facebook pada 18 Nopember 2017. Pada saat berkenalan tersangka memakai nama palsu, kemudian mereka sepakat untuk ketemuan di warung bakso wilayah Karangan, pada Minggu 19 Nopember 2017.

Pada saat itu, pelaku melancarkan aksinya dengan berdalih meminjam sepeda motor korban untuk pergi ke toilet. Secara kebetulan warung tersebut juga tidak ada kamar mandinya. Kemudian setelah ditunggu beberapa jam pelaku tidak kembali dan korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut.

Setelah mendapat laporan, petugas langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan memburu pelaku. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap di wilayah Malang.

Dari pengakuan tersangka sepeda motor tersebut telah dijual ke inisial K seharga Rp 1,2 juta dan uangnya untuk biaya pengobatan istrinya, sisanya untuk membeli celana.

Untuk barang bukti sepeda motor, lanjutnya,  masih dalam pengembangan, sedangkan tersangka dan barang bukti lain berupa celana dan amplop berisikan kuitansi pembayaran dari rumah sakit serta dompet di dalamnya ada STNK serta  ATM BRI  yang berada di jok motor korban yang dibawa lari pelaku di amankan ke Polres Trenggalek.

“ Saat ini barang bukti motor masih pengembangan, sedangkan tersangka dan barang bukti lain telah diamankan di Polres Trenggalek guna proses hukum lebih lanjut. Tersangka akan dijerat pasal 372 dan atau 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,’’ pungkasnya.

Reporter: Suparni PB

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.