Baru Diperbaiki, Membrane Alun-alun Ngawi Rusak Lagi

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Atap membrane fasilitas Alun-alun Merdeka berbahan PVC Polyvinyldiflour rusak lagi. Padahal, baru dua tahun lalu semua atap tersebut baru diperbaiki. Kerusakan atap membrane terjadi pada sejumlah fasilitas di Alun-alun Merdeka Ngawi. Mulai fasilitas Amphiteater, lapangan tenis dan lapangan futsal. Yang paling parah kesurakannya pada Amphiteater di mana hampir semua atapnya robek.

Kepala UPT Alun-alun Merdeka Ngawi Bodo Suseno dikonfirmasi mengaku kerusakan membran karena angin. “Rusaknya membran tersebut karena diterpa angin sangat kencang dan sudah saya laporkan,” katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Mahmud Rosadi mengaku sudah menerima laporan dari pihak UPT mengenai kerusakan itu. Pihaknya juga sudah menghubungi pihak rekanan yang dulu mengerjakan proyek tersebut.

“Perbaikan belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat karena pihak rekanan masih ada kerjaan di Lombok (NTB),” ujarnya.

Mahmud menyebut kerusakan akibat bencana itu tidak masuk dalam garansi yang diberikan rekanan. Sehingga pihaknya harus mengalokasikan lagi anggaran untuk biaya pemeliharaan atau perbaikan.

Padahal, jika dihitung sejak proyek itu dikerjakan garansi atap membrane itu masih berlaku sampai tahun 2025 nanti semestinya. “Kalau rusak karena bahannya bisa masuk garansi, tapi ini kan rusaknya karena bencana,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah fasilitas di Alun-alun Merdeka Ngawi itu dibangun sekitar tahun 2015 lalu. Anggaran yang digelontorkan pemkab kala itu diketahui sebesar Rp 4,3 miliar. Proyek tersebut dimenangkan oleh PT. Mustika Persana Indah, salah satu perusahaan asal Surabaya.

Reporter Dika Abdilah/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date