Baru 2 Tahun Diresmikan, Plafon Pasar Wage II Nganjuk Sudah Jebol dan Tembok Retak

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Baru dua tahun diresmikan, plafon salah satu ruang di Pasar Wage II Nganjuk yang berada di Kelurahan Kartoharjo Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, sudah jebol. Tak hanya itu, tembok bangunan pada lantai dua tersebut juga ada yang retak.

Ruangan yang tak berfungsi ini banyak barang-barang tak berguna. Tampak juga dua botol minuman keras berserakan campur dengan tong sampah yang tak difungsikan. Selain itu, banyak kios yang masih tutup, dan tidak ditempati oleh pemegang hak guna bangunan.

Purnomo Hadi, Koordinator Pasar Wage II Nganjuk mengatakan, jebolnya plafon tersebut dimungkinkan akibat kesalahan konstruksi bangunan. Ketika angin kencang, tiba-tiba plafon di ruang yang sedianya digunakan untuk kantor pasar ini jebol.

“Harusnya ada ventilasinya, sehingga sirkulasi udara lancar. Ini gak ada ventilasi, jadi saat atap dihantam angin, imbasnya plafon jebol,” ujarnya saat ditemui koranmemo.com, Selasa (14/7/2020).

Dijelaskan, ruang di lantai dua tepat di atas pintu masuk ini sedianya untuk kantor pasar. Namun karena kondisinya tidak memungkinkan, maka bangunan yang sedianya digunakan untuk Laktasi, dimanfaatkan sebagai kantor.

“Bulan Juni lalu hal ini sudah saya sampaikan ke Disperindag Kabupaten Nganjuk. Namun belum ada realisasinya. Saya usulkan agar gedung yang digunakan sebagai kantor itu dipugar, dan plafon yang jebol diperbaiki,” kata Purnomo.

Menurutnya, jika gedung Laktasi yang dipakai untuk kantor itu tidak dipugar, maka pengunjung tidak akan tahu kalau sebenarnya di balik gedung itu ada aktivitas jual beli. “Lebih baik dipugar, dan kantor dipindah,” imbuhnya.

Purnomo berharap, pihak Disperindag Kabupaten Nganjuk segera menindaklanjuti laporannya, lantaran demi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nganjuk. “Harapan saya begitu, sebagai bawahan saya harus selalu koordinasi dengan atasan. Apapun akan saya laporkan atasan demi kebaikan,” tukasnya.

Diketahui, Pasar Wage II ini diresmikan penggunaannya pada 20 Desember 2018. Dengan didirikannya pasar baru ini, semua pedagang di belahan selatan Pasar Wage lama direlokasi ke bangunan ini lantaran imbas dari kebakaran.

Reporter : Muji Hartono
Editor : Achmad Saichu