Bantuan Bedah Rumah Diselewengkan?

Tulungagung, koranmemo.com – Kegiatan pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang bersumber dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI tahun 2017 di Desa Soko Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur  diduga banyak yang melenceng dari petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang disertakan di anggaran pusat ini.

Proyek yang dirupakan bedah rumah tersebut berupa peningkatan kualitas (PK) dengan anggaran Rp 15 juta per unit dengan jumlah 31 unit rumah yang disasar.

Ketua Kelompok Masyarakat penerima bantuan (KPB), inisial AM (40), mengatakan kepada koranmemo.com , pihaknya selama ini selalu dintervensi pihak-pihak yang merasa telah mengupayakan proyek pemerintah ini.

Terbukti peran dirinya tidak leluasa dalam pengelolaan yang sejatinya harus dipertanggungjawabkannya dengan anggotanya yang lain. “Saya tidak pernah melakukan perjanjian dengan toko sebagai penyuplai bahan bangunan , tetapi barang yang datang tidak sesuai dengan kuitansi yang diterima ,” ucapnya, Senin(17/7).

Selain itu, bahan yang diterimanya selain berkualitas rendah, tiba-tiba ia hanya menerima kiriman perintah agar menerima barang dari dinas terkait melalui pesan di WhasAp (WA).

“Saya memang menerima pesan WA, katanya dari dinas, namun harga yang dikuwitansi tidak sama dengan yang dikirim, yang kita terima senilai Rp 7 juta saja,”lanjutnya.

Sementara Kepala Desa Soko Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung, Hartini saat dikonfirmasi menjelaskan  sebenarnya pihak desa tidak tahu menahu dan tidak mengurusi program tersebut, hanya sebagai pihak perantara saja. “Semua diserahkan ke penerima bantuan dan pihak pendamping,” katanya.

Namun , kades sempat mengutarakan jika semua bahan bangunan yang diterimakan adalah urusan penyedia barang. “Urusan mereka , saya tidak mengurusi,”ujarnya dengan minta didampingi orang yang berseragam polisi dengan mengaku sebagai Bhabinkamtibmas setempat.

Reporter : Hanif Dwi

Editor      : Hamzah Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.