Bandel, Personel Gabungan Bubarkan Warga

Share this :

Kediri, koranmemo.com — Upaya pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19), personel gabungan dari Polres Kediri, Kodim 0809/Kediri, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP Kabupaten Kediri, mengambil tindakan tegas. Personel gabungan tak segan membubarkan warga yang tetap nekat bergerombol, Selasa (24/3) malam.

Menurut Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, patroli dilakukan untuk menindaklanjuti maklumat dari Kapolri mengenai pemutusan penyebaran COVID-19. “Terutama mengenai masyarakat yang beraktivitas di tempat umum yang bergerombol. Ternyata, masih banyak kami temukan masyarakat yang bergerombol,” jelasnya.

Sebenarnya, kata AKBP Lukman, kegiatan tersebut tidak perlu dilakukan, karena virus cepat menyebar dan seharusnya masyarakat mematuhi imbauan dari pemerintah untuk tidak bergerombol. “Jadi kami berikan imbauan sekaligus tindakan untuk kembali ke rumah masing-masing. Ini juga untuk kebaikan dan keamanan masyarakat sendiri,” ujarnya.

Mengenai sanksi yang dapat diberikan, AKBP Lukman mengatakan, ada pasal yang mengatur namun untuk saat ini pihaknya masih mengedepankan tindakan preventif. Untuk pasal yang bisa disangkakan yaitu Pasal 212 KUHP, barangsiapa yang tidak mengindahkan petugas yang berwenang melaksanakan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara, mendapat sanksi dipidana. Selain itu, kepolisian juga menyangkakan kepada masyarakat Pasal 216 dan Pasal 218 KUHP.

AKBP Lukman menjelaskan, kegiatan penertiban dilakukan secara berkala, karena imbauan untuk tidak beraktivitas secara bergerombol berlaku 24 jam. “Tidak ada jam malam ya, karena imbauan dari Pemerintah itu berlaku 24 jam. Jika kami temukan saat patroli, maka kami akan imbau bahwa masyarakat harus bubar dan pulang, kecuali kalau urgent,” katanya.

Patroli serupa, lanjutnya, akan terus dilakukan karena saat ini Polri menetapkan pelaksanaan Operasi Aman Nusa Dua. “Operasi ini dilakukan ditiap daerah di Indonesia selama 30 hari, yang diawali pada 19 Maret lalu. Harapannya, masyarakat memahami situasi dan kondisi saat ini serta mengurangi aktivitas yang melibatkan massa atau bergerombol,” ucapnya.

Perlu diketahui, saat melakukan patroli, personel memberikan imbauan kepada pengunjung kafe, warung, dan lokasi yang digunakan untuk tempat berkumpul. Pengunjung diimbau untuk segera pulang bahkan personel gabungan tidak segan-segan untuk meminta mereka membubarkan diri. Seperti di tempat olahraga di Desa Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, masyarakat diberikan imbauan yang akhirnya dibubarkan.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Reporter : Della Cahaya