Balon Gas Meledak: Musala dan TPQ Hancur, Dua Luka Bakar

Blitar, koranmemo.com Suasana di Mushola Tarbiyatul Mubiyatul Mubtadiin di Dusun Jombro, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, seketika langsung berubah haru setelah balon gas yang akan diterbangkan saat selesai salat ied tiba-tiba meledak, Selasa (04/06) petang.

Selain meluluhlantakkan bangunan musala dan TPQ, ledakan balon gas berukuran besar itu informasinya juga melukai dua orang bocah, yakni Moch. Rifai (12), dan Arabian Safa Maulana (9). Keduanya mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.

Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit dan saat ini aparat Polres Blitar tengah melakukan penyelidikan. “Benar ada balon gas meledak. Saat ini kita tengah menyelidiki kasusnya,” ujar Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanuddin,Rabu (05/06).

Dijelaskan, insiden ledakan berlangsung Selasa (4/5) sore. Balon berukuran besar itu rencananya akan diterbangkan seusai salat Idul Fitri. Aktifitas membuat dan menerbangkan balon gas itu menjadi tradisi warga Dusun Jombro, di setiap momentum lebaran.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat proses pengisian karbit ke dalam balon. Saking dahsyatnya ledakan, bangunan musala yang berdekatan dengan TPQ nyaris rata dengan tanah.

Tidak hanya itu, dua bocah yang berada di lokasi juga terluka bakar parah. Salah satunya, yakni Moch. Rifai informasinya terbakar sampai 85 persen. Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Insiden ledakan tersebut, diduga dipicu oleh warga yang tengah merokok. Panas rokok menyulut gas karbit yang berada di dalam balon udara. Menurut Burhanuddin penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk dengan memintai keterangan sejumlah saksi di lapangan.

“Fokus sementara saat ini adalah menyelidiki penyebab ledakan,” katanya singkat.

Reporter :Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date