Bakal Tambah Jumlah Pengangguran

Share this :

Rencana Penggusuran Warung Bantaran Sungai Brantas

Kediri, koranmemo.com – Rencana penggusuran warung-warung di bantaran Sungai Brantas oleh BBWS (Balai Besar Wisata Sungai Brantas) memang telah diterima dengan legowo oleh para pemilik warung.  Namun tidak demikian bagi mereka yang bekerja di sana. Meskipun gaji mereka tidak seberapa, namun mereka yang rata-rata hanya berbekal ijazah SMA ini mengaku menyesalkan keputusan pihak BBWS untuk menggusur warung-warung tersebut. “Cari kerja sekarang susah. Sudah enak-enak kerja di sini, eh sebentar lagi jadi pengangguran lagi,” ujar Ayu,  salah satu penjaga warung di Bantaran Brantas.

Ayu mengaku sudah mengetahui rencana penggusuran tersebut sejak beberapa bulan yang lalu. Bosnya, pemilik warung, juga telah mengingatkannya untuk segera mencari pekerjaan. Namun dia mengaku sampai sekarang dia masih belum mendapat panggilan dari manapun. “Rata-rata kalau melamar di kafe cari yang sudah pengalaman. Sementara saya selama ini belum ada pengalaman kerja sama sekali,” katanya.

Ayu hanya berharap, usai penggusuran ini pihak BBWS atau pemkot bisa membantu memberikan solusi bagi para penjaga warung dan kafe di bantaran ini. Pasalnya, tidak hanya dia, namun ada belasan rekannya yang selama ini menggantungkan hidupnya pada warung di bantaran. “Kami cuma nggak mau balik jadi pengangguran lagi,” curhat AW.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Kediri, Ali Mukhlis menjelaskan, penutupan warung-warung di sepanjang bantaran Brantas ini sebagai bagian dari pengembalian hak milik bantaran kepada BBWS. Sebagai permulaan, Satpol PP memang memutuskan untuk membongkar satu kafe di atas tanah milik pemkot. “Kan malu nanti kalau BBWS bongkar duluan, sementara yang di atas tanah pemkot malah belum,” ujarnya.

Basuki, Lurah Semampir juga sempat mengatakan, pihak BBWS sudah memiliki rencana untuk memanfaatkan bantaran sebagai tempat wisata yang lebih baik. Bisa dijadikan sebagai pusat kuliner atau mungkin taman. “Untuk detailnya masih belum bisa diungkapkan,” tuturnya. (ela)