Awas! di Malang Ditemukan Kantong Darah Terkontaminasi HIV

Share this :

Malang, koranmemo.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang masih menemukan kantong darah yang terkontaminasi penyakit menular seperti HIV, Hepatitis, hingga sipilis. Hal ini membuat pihak PMI harus memperketat proses screening bagi pendonor.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, Enny Sekaringgati mengatakan, pihaknya memang menemukan kantong darah yanh terkontaminasi penyakit berbahaya dan menular,untuk itu pihaknya akan melakukan proses screening.

“Langkah yang kita lakukan yaitu dengan memberikan pertanyaan soal apakah pendonor  pernah menggunakan jarum suntik yang bergantian, atau pernah berhubungan bebas, dan yang lainnya saat mengisi form pendaftaran, ” ungkapnya, Selasa (17/09).

Pihak PMI berharap, para pendonor akan mengisi formulir tersebut dengan jujur. Sehingga, bisa mencegah peredaran penyakit menular berbahaya melalui darah.

“Meski demikian masyarakat tidak perlu khawatir, karena darah yang sudah diambil di kantong di-screening lagi dari penyakit berbahaya,” ungkapnya.

Menurut Enny, ada empat penyakit yang perlu diwaspadai dalam darah yang telah masuk. Yakni penyakit hepatitis B, hepatitis C, HIV/AIDS dan sipilis.

“Jika rata-rata ada 120 pendonor, ada satu atau dua kantong darah yang terkontaminasi. Khususnya penyakit HIV, karena memang tidak dipungkiri kalau kasus HIV di Kota Malang terbesar kedua setelah Surabaya,” tutur wanita yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang ini.

Enny menegaskan, kantong darah yang positif mengandung penyakit berbahaya itu akan langsung disisihkan di lemari pendingin khusus dan dimusnahkan dengan cara dibakar.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu