Awas..! Bahaya Narkoba di Lingkungan Sekitar 

Tulungagung, koranmemo.comBadan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya terhadap pengaruh peredaran gelap narkoba. Hal itu diungkapkan oleh penyuluh narkoba BNNK Tulungagung, Enik Sulistyawati, ketika melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di kantor Balai Desa Kauman, Selasa (11/9).

Dimana, sosialisasi yang dilakukan pukul 13.00 WIB, itu dihadiri sedikitnya 200 warga masyarakat meliputi tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Menurut Enik, sebagai masyarakat hendaknya harus mengetahui bagaimana mengidentifikasi penyalahguna, modus operandi peredaran gelap narkoba. “Sebab kita harus peduli terhadap lingkungan sekitar, jangan cuek, coba lihat kira — kira adakah di sekitar kita adanya penyalahguna narkoba,” katanya.

Enik memaparkan adapun ciri – ciri penyalahguna narkoba diantaranya orang tersebut jarang mandi / takut air, ketika berjalan sempoyongan, bentuk badan kurus kering, banyak bekas sayatan dan suntikan di tubuh. “Biasanya orang tersebut sering menyendiri serta emosi berubah secara drastis,” paparnya.

Wanita berhijab itu menegaskan bahwa saat ini Indonesia darurat narkoba, dimana narkoba sudah merasuk ke semua kalangan termasuk anak sekolah dasar (SD). Untuk diketahui bersama bahwa sejarah telah mencatat narkoba sebagai penjajah tanpa wajah, seperti Inggris saat menjajah Cina yang menggunakan narkoba (opium) dalam perang candu.

Enik menambahkan, wilayah Kecamatan Kauman tidaklah masuk lima besar wilayah rawan narkoba di Kabupaten Tulungagung, kendati demikian perlu diwaspadai melihat Kecamatan Kauman sangat dikenal dengan banyaknya warung kopi (warkop) cethe yang menjamur, dan dipastikan pembeli banyak dari luar kota. Mari bersama – sama merangkul anak — anak dilingkungan serta di awasi bersama dari bahaya narkoba.

“Penyalahguna narkoba tidak bisa disembuhkan 100 persen, mereka hanya bisa pulih, dan masyarakat tidak usah takut maupun malu untuk lapor dan rehabilitasi ke kantor BNN, karena kami janji untuk identitas akan dirahasiakan dan gratis,” pungkasnya.

Reporter: Deny Trisdianto

Editor Achmad Saichu