Awal Kemarau, Hutan Jati Terbakar

Nganjuk, koranmemo.com – Kebakaran melanda hutan jati Desa/Kecamatan Ngetos tepatnya utara Mapolsek Ngetos, area hutan RPH Suwaru BKPH Berbek Perhutani KPH Nganjuk, Minggu (1/7) sekitar pukul 13.00.WIB.

Kebakaran hutan tersebut hanya mengakibatkan daun dan ranting kering dari pohon jati yang jatuh di area hutan hangus terbakar dan api tidak sampai menjalar atau meluas karena api segera dapat dipadamkan oleh petugas Polsek Ngetos, Koramil, Tagana dan Perhutani.

Kejadian diketahui kali pertama oleh Aris trio Efendi (40) anggota Tagana Nganjuk warga setempat yang saat itu sedang bersepeda motor dari Ngetos menuju Kuncir.

Tiba-tiba dia melihat asap membumbung tinggi di area hutan. Penasaran apa yang dilihat, selanjutnya dia menghubungi petugas RPH Suwaru BKPH Berbek Perhutani KPH Nganjuk.

Mendapat laporan, pihak Perhutani menghubungi Polsek Ngetos untuk mengecek di lokasi kebakaran. Kemudian petugas Polsek Ngetos, Perhutani, Koramil Ngetos serta anggota Tagana melakukan pengecekan.

Ternyata, memang terjadi kebakaran namun api hanya membakar daun dan ranting pohon jati yang jatuh ke tanah saja. Dengan peralatan seadanya, petugas mulai melakukan pemadaman secara manual, yakni memutus rantai api agar tidak melebar ke tanaman jati lainnya. Dibantu dengan warga setempat, akhirnya api dapat dipadamkan hingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk mengatakan, kebakaran ringan pada daun dan ranting daun jati yang jatuh di hutan RPH Suwaru sering terjadi khususnya pada saat musim kemarau.

“Kebakaran ini tidak sampai membuat pohon jati induk terbakar, sehingga pohon jati tidak sampai mati dan akan subur kembali pada saat musim penghujan datang. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu