Asyik Ngopi, Puluhan Pemuda Kota Blitar Didenda

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Meski sering dilakukan razia mengenai penggunaan masker dan sudah dilakukan sosialisasi mengenai Protokol Kesehatan, kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker masih minim. Hal ini terbukti saat petugas gabungan melakukan razia di beberapa cafe di Kota Blitar, Selasa (15/9/2020) malam.

Petugas Gabungan dari Polres Blitar Kota, TNI dan Satpol PP masih menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker saat nongkrong. Tidak hanya itu, penerapan social distancingpun masih engan dilakukan dan masih banyak yang berkerumun dengan teman-temannya

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela yang memimpin langsung razia tersebut tidak segan-segan melakukan pendisiplianan. Setidaknya ada puluhan warga yang harus mengeluarkan uang untuk membayar denda karena tidak menerapkan protokol kesehatan.

AKBP Leonard mengungkapkan razia yang dilakukan tersebut merupakan komitmen Polres Blitar Kota dalam menekan penyebaran virus corona. Petugas melakukan razia di cafe dan tempat hiburan yang mulai ramai sejak diterapkan adaptasi kebiasaan baru.

“Dari laporan anggota, setidaknya ada sekitat 25-30 pengunjung cafe yang tidak menggunakan masker. Mereka kita kenakan sanksi denda sesuai dengan peraturan penegakan Protokol Kesehayan ini,” ungkap AKBP Leonard.

Petugaspun melakukan razia dan membubarkan massa yang berkerumun tersebut. Petugas kepolisianpun melukan pendisiplinan untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Para pemilik cafe mendapatkan peringatan keras apabila tidak memantau pengunjungnya.

“Kita berikan peringatan kepada pemilik cafe agar menerapkan protokol kesehatan. Apabila saat kami lakukan razia kembali masih banyak pengunjung yang tidak mematuhi protokol, kita akan tutup total cafe tersebut,” tegas AKBP Leonard.

Reporter Nuramid Hasyim
Editor Achmad Saichu