Asyik di Kamar Kos, Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Satpol PP Kab Madiun

Share this :

Madiun, Koranmemo.com – Untuk menekan peredaran miras (minuman keras), Narkoba dan guna menghindari penyalahgunaan tempat penginapan, Satpol PP Kabupaten Madiun mengobok-obok sejumlah rumah kos, Senin (23/12) malam. Tak sia-sia, petugas pun berhasil mengamankan pasangan bukan suami istri tengah asyik berduaan di kamar kost dan sejumlah temuan lain.

Pantauan di lapangan, petugas Satpol dipimpin Kepala Bidang Penegak Produk Hukum Daerah (PPHD), Danny Yudi Satriawan bergerak dari kantor Satpol PP di kompleks Pusat Pemerintahan menuju rumah kos yang ada di wilayah Kota Caruban, Senin (23/12) petang.

Hingga gelaran operasi yustisi berakhir tengah malam itu, sedikitnya ada delapan titik rumah kost yang di obok-obok petugas. Kemudian satu-persatu dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Ada pun, dari delapan titik yang diperiksa dan digeledah itu, petugas berhasil mendapati kesemua rumah kost yang ada di Ibukota Kabupaten Madiun ini belum mengantongi izin resmi.

Selain itu, petugas juga menemukan adanya oknum petugas pria tengah asyik berduaan di kamar dengan perempuan yang bukan istrinya. Di dua tempat terpisah ditemukan satu penghuni rumah kost ber-KTP mati dan didapati penghuni tengah pesta minuman keras di kamar kos.

“Semua yang belum berizin sedang kita data, untuk penghuni kita beri peringatan keras dan barang bukti miras kita sita untuk proses lebih lanjut,” tegas Danny Yudi Satriawan.

Sedangkan kepada pemilik rumah kos, diberikan teguran keras dan diminta agar melengkapi izin sebagaimana di atur Perda Kabupaten Madiun Nomor 12 tahun 2010.

Menurut Danny, operasi ini dilakukan untuk melaksanakan amanat Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang ketertiban umum dan ketentraman. Disamping itu juga dalam rangka mendukung visi misi Bupati Madiun yakni terwujudnya Kabupaten Madiun yang Aman, Mandiri, Sejahtera dan Berakhlak.

Kaitan dengan penyelenggaraan rumah kos, tambah Danny, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sebab, pengurusan rumah kost ini bisa menambah kenaikan pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD).

Untuk itu, pihaknya pun akan terus intens melakukan operasi terhadap rumah kost yang ada diwilayah Kabupaten Madiu dan mengancam akan melakukan tindakan tegas apabila ditemukan pemilik maupun penghuni rumah kost tidak mematuhi aturan berlaku. “Awal tahun akan kita mulai lagi kegiatan serupa dengan petunjuk pak bupati kita lakukan penindakan,” pungkasnya.

Reporter : Juremi

Editor Achmad Saichu