Asyik Berduaan di Kamar Kos, Muda-mudi Digerebek Warga

Share this :

Kediri, Koranmemo.com – Dua pasangan muda – mudi digerebek warga ketika tengah asyik berduaan di dalam kamar kos, Jumat (23/11) sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas yang mendatangi lokasi di salah satu rumah kos RT 01/RW 08 Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, segera membawa muda – mudi tersebut ke kantor Satpol PP Kota Kediri untuk mengantisipasi tindakan warga yang mulai geram.

Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nurkhamid mengatakan, warga Kelurahan Banjarmlati melaporkan adanya pasangan muda – mudi yang sedang berduaan di dalam kamar. Setelah mendapat laporan, petugas yang sedang melakukan patroli segera menuju lokasi di RT 01/RW 08.

“Aduan kami terima sekitar pukul 01.30 WIB, dari Kepala Kelurahan Banjarmlati. Di salah satu kos yang berada di Kelurahan Banjarmlati. Kemudian dilakukan penggerebekan oleh warga karena diduga digunakan sebagai tempat perbuatan asusila,” jelasnya, saat ditemui Koranmemo.com, Jumat (23/11).

Mendapatkan aduan tersebut, Satpol PP langsung menuju lokasi untuk mereda emosi warga agar tidak bertindak anarkis. Menurut Nurkhamid, warga sudah beberapa hari memantau penghuni kos yang dicurigai melakukan tindak asusila. Mereka sering berkunjung melebihi batas waktu yang diberikan, serta sering berada di dalam kamar dengan pintu keadaan tertutup.

Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas Satpol PP Kota Kediri, mengamankan dua pasang muda – mudi bukan suami istri yang sedang berduaan di dalam kamar. “Jadi, masyarakat berinisiatif melakukan pencegahan. Memang diperbolehkan, asal jangan main hakim sendiri atau bertindak secara berlebihan. Apalagi sampai anarkis sehingga petugas segera membawa ke kantor Satpol PP untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan,” sahutnya.

Diketahui, muda – mudi yang diamankan antara lain IR (23) laki-laki asal Desa Setanggor kecamatan Praya barat Kabupaten Lombok dengan ES (19) perempuan asal Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dan AFZ (23) laki-laki asal Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung dengan NNI (19) perempuan asal Kecamatan Sumbergempol. Setelah dilakukan proses pendataan serta pembinaan lebih lanjut, petugas memanggil orang tua masing – masing.

Nurkhamid mengimbau kepada masyarakat agar lebih aktif untuk memantau lingkungan sekitar tempat tinggal. Jika ada perbuatan yang dirasa meresahkan warga dan mengganggu ketentraman dan ketertiban umum, segera melaporkan kepada petugas Satpol PP atau ke petugas Kepolisian.

“Sekarang mulai rawan tindak asusila, namun warga juga mulai peka dan peduli dengan lingkungan sekitar. Kepada pemilik kos, harap memantau para penghuni. Karena yang diamankan warga ini masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Kediri,” tandasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date