ASN Diminta Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Pjs Wali Kota Blitar Jumadi kembali mengingatkan kepada bawahannya agar bijak dalam bermedsos menjelang coblosan 9 Desember mendatang.

“Jangan sampai ucapan, tindakan sehari-hari termasuk dalam bermedia sosial menjadi masalah di kemudian hari,” kata Jumadi usai memimpin apel ikrar netralitas ASN pada pilwali 2020 di halaman kantor Wali Kota Blitar di Jalan Merdeka Blitar pada Jumat (16/10).

Jumadi menjelaskan, agenda ikrar yang digelar pukul 07.00 WIB itu merupakan tindak lanjut surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), yang intinya tentang keputusan bersama lima kementerian/ lembaga. Dalam surat itu dijelaskan tentang langkah-langkah pencegahan agar ASN netral dalam pilwali tahun ini.

“Oleh karena itu, agenda ini penting untuk menjaga netralitas ASN di lingkungan PemKot Blitar. Utamanya dalam rangka penyelenggaraan pilkada serentak khususnya di Kota Blitar,” tambahnya.

Baca Juga: Usai Kota Blitar, Giliran di Kabupaten Ditemukan Benda Purbakala

Dia menjelaskan, jika ada ASN yang melanggar bakal ada sanksinya. Sementara untuk ASN yang melanggar kode etik akan diproses dan diberi sanksi. Mulai sanksi moral hingga tindakan administratif berdasarkan undang-undang yang berlaku.

“Harapannya dengan ikrar bisa menjadi awal agar ASN netral. Selain itu menjadikan pilwali yang berkualitas dan berjalan dengan jujur, adil langsung umum bebas dan rahasia,” katanya.

Baca Juga: Polres Blitar Bakti Kesehatan di Sanankulon Cegah Penyebaran Covid-19

Jumadi mengatakan, kepala OPD memiliki kewajiban untuk mengupayakan terciptanya iklim kondusif. Selain itu juga mengawasi bawahan sebelum dan sesudah kampanye.

Reporter: Abdul Aziz Wahyudi
Editor: Della Cahaya