ASN di Nganjuk Mulai Terapkan Sistem Sif

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk mulai menerapkan sistem sif terhadap para ASN (Aparatur Sipil Negara) yang bertugas di wilayahnya, Kamis (26/3). Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19 dengan menerapkan sosial distancing sesuai arahan pemerintah pusat.

Bupati Nganjuk, H. Novi Rahman Hidayat mengungkapkan, pemberlakukan sistem sif ini bertujuan mengamankan para ASN di lingkup Pemkab Nganjuk agar terhindar dari penularan covid-19. Selain itu, Bupati Novi berharap penerapan sistem ini akan membuat kinerja para ASN lebih efektif tanpa harus melakukan kontak fisik dengan orang banyak.

“Kinerja ASN diharapkan akan lebih efektif tanpa harus kontak fisik dengan orang banyak. Sekaligus mengamankan para ASN maupun keluarganya dari penularan covid-19,” ungkap Mas Novi, sapaan akrab Bupati Nganjuk, dalam wawancara sebelumnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nganjuk, Asti Widyartini menyampaikan, berdasarkan Surat Edaran Bupati Nganjuk nomor 061.2/878/1411.032/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di lingkungan Pemkab Nganjukdan rakor Forkopimda disebutkan beberapa pengaturan waktu kerja. Yakni untuk ASN yang mendapat giliran kerja di kantor dengan waktu presensi pagi pukul 07.00 WIB sampai pukul 07.30 WIB. Untuk giliran kerja sore dengan presensi pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Dan untuk hari Jumat presensi waktu sore pukul 14.39 WIB hingga pukul 15.30 WIB.

“Pengaturan waktu presensi bagi ASN dalam rangka kewaspadaan virus Corona tersebut berlaku mulai hari ini,” katanya, Kamis (26/3).

Asti menambahkan, terkait jadwal ASN giliran masuk kantor dan bekerja dari rumah akan ditetapkan oleh masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah. ASN yang mendapat giliran kerja dari rumah sementara dibebaskan dari presensi elektronik di kantor OPD. Akan tetapi untuk pencatatan kehadiran kerja bagi ASN yang mendapat giliran kerja dari rumah dilakukan melalui presensi kerja dari rumah yang ada di sistem presensi elektronik yang dijalankan oleh Admin OPD.

“ASN wajib melapor kehadiran kerja dari rumah melalui telepon atau whatsApp (WA) kepada Kepala OPD atau pejabat yang ditunjuk di masing-masing OPD untuk dicatat telah hadir kerja. Kemudian akan diinput oleh admin OPD dalam sistem presensi elektronik,” papar Asti.

Lebih jauh, Asti Widyartini berharap seluruh ASN di lingkup Pemkab Nganjuk bisa mengikuti kebijakan dari Bupati Nganjuk, terkait antisipasi penyebaran virus corona dengan pemberlakukan sistem shift kerja. Ia juga mengingatkan agar para ASN menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penularan virus tersebut.

Reporter Andik Sukaca
Editor Achmad Saichu