Apresiasi Partisipasi Aktif Warga Membangun Kota Kediri

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-1139 Kota Kediriyang jatuh pada 27 Juli, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menyelenggarakan upacara bendera di Halaman Balai Pemerintahan Kota Kediri hari ini pukul 07.30 WIB. Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar memberikan apresiasi kepada warga karena telah bekerjasama dengan pemerintah untuk membangun Kota Kediri.

Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri mengungkapkan rasa syukurnya atas bertambahnya umur Kota Kediri yang telah memasuki usia ke-1139. Dan dari tahun ke tahun, kota tahu ini sedikit demi sedikit dapat berkembang menjadi kota yang lebih maju.

Hingga saat ini, Kota Kediri berhasil mendapatkan beberapa prestasi baik yang didapatkan oleh warganya atau dari pemerintah daerah. Ini tak lepas dari kerjasama antara Pemda serta warga untuk mewujudkan Harmoni Kota Kediri.

“Kita harus meningkatkan solidaritas, soliditas, dan kerjasama dalam membangun Kota Kediri menjadi lebih baik lagi. Partisipasi aktif warga dalam membangun Kota Kediri melalui Prodamas membuat pemerataan pembangunan dapat dilaksanakan. Mulai dari pembangunan selokan, gorong-gorong, dan penerangan jalan,” ujarnya.

Untuk melaksanakan hal tersebut memang tidaklah mudah.  Banyak permasalahan yang dihadapi, yang perlu pemikiran dari berbagai kalangan. Namun itu semua dapat dipecahkan dan Kota Kediri berhasil mempertahankan prestasi dan meningkatkannya menjadi yang lebih baik lagi.

Seperti halnya beberapa waktu lalu, predikat Wajar Tanpa Pengecualian pada pengelolaan keuangan di Kota Kediri oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Serta serta menduduki peringkat 13 dari kabupaten atau kota yang memiliki birokrasi yang baik.

Kota Kediri juga mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya, yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Selain itu setelah diguncang dengan gejolak ekonomi pada 2017, sebagai contoh pencabutan subsidi listrik. Kota Kediri berhasil bertahan dan bisa mempertahankan Predikat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik se- Jawa dan Bali 2018 ini.

Fokus pada pendidikan membentuk Kota Kediri menjadi kota yang memiliki Indeks Pembangunan Manusia yang tinggi. IPM Kota Kediri berada di angka 77,13 persen diatas provinsi dengan 70,27 persen dan nasional dengan 70,81 persen.

“Capaian ini merupakan buah dari kerja keras kita bersama. Untuk itu saya mengucapkan terimakasih untuk warga Kota Kediri dan saya juga mengajak warga untuk meningkatkan pembangunan di Kota Kediri. Dengan tema Kerjasama Bersama Dengan Harmoni, saja mengajak panjenengan semua agar membangun bersama ” tutupnya. (Adv/Pemkot)

Reporter: Dhita Septiadarma

Editor: Della Cahaya