Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, GTPP Kota Blitar Sulap Bekas Asrama Poltek Kesehatan 

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Blitar mulai mengantisipasi jika terjadi lonjakan pasien Covid-19. Salah satunya  yakni menyiapkan tempat isolasi khusus.

Lokasi yang disiapkan yakni bekas asrama Poltek Kesehatan Malang di Jalan Dr Sutomo.

Sebagai tindak lanjutnya, tim pun langsung membersihkan lokasi yang terletak di depan gedung bekas RSUD Mardi Waluyo lama itu.

Menurut Sekretaris GTPP Covid-19 Kota Blitar Hakim Sisworo  asrama memiliki  dua lantai dengan jumlah 27 tempat tidur. “Semua nanti kita pusatkan di sini (asrama Poltekkes). Yang pustu sementara dibatalkan karena sebagian ada penolakan oleh warga,” kata Hakim, Rabu (12/8).

Dijelaskan, penggunaan bekas asrama itu sudah melalui pertimbangan. Termasuk minta izin pemilik atau pengelola. Hingga akhirnya disetujui. “Kalau di pustu itu sebagian warga ada yang khawatir. Selain itu, khawatir bisa menular ke anggota keluarga lainnya. Ini yang menjadi pertimbangan lain,” katanya.

Dikatakan, ruang isolasi itu untuk pasien dengan status tanpa gejala. Sesuai dengan prosedur  ketika ada satu keluarga yang diisolasi bisa memanfaatkan kamar tidur dengan kapasitas  dua tempat tidur. Begitu juga ketika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat kontak erat dan positif terpapar virus harus digeser ke bekas asrama mahasiswa Poltekkes.

“Saat ini menunggu petunjuk dari dinkes terkait pemenuhan sarana dan prasaranya dari dinkes. Sebab, dinkes yang punya SOP sendiri. Kami hanya menyediakan lokasinya,” tambahnya.

Untuk pengawasan, lanjutnya tim gugus akan menempatkan relawan. Selain itu ada pula petugas dari dinkes dan aparat polisi dan TNI. Saat ini si lain pihhak RSUD Mardi Waluyo juga telah menyiapkan  kamar isolasi bagi pasien konfirmasi positif korona  dengan status tanpa gejala. Sepengetahuannya  ada 13 tempat tidur yang disediakan.

 “Untuk  enam tempat tidur di antaranya sudah ditempati. Jika nanti penuh, kita geser Poltekkes. Maka dari itu persiapannya kami kebut,” pungkasnya.

Reporter Abdul Aziz Wahyudi

Editor Achmad Saichu