Antisipasi Banjir, Wabup Nganjuk Minta OPD Sikapi Sungai Dangkal dan Tanggul Longsor

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, melakukan monitoring beberapa sungai di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, Jumat (3/1). Langkah tersebut dilakukan guna menyikapi meluapnya sungai setempat ke pemukiman warga ketika curah hujan tinggi.

Wabup Marhaen mengatakan, sungai yang ia monitor antara lain, Sungai Rejoso di Desa Klagen, Rejoso, dan Talang. Berdasarkan hasil pantauan, ternyata sungai di beberapa desa tersebut banyak yang dangkal. Selain itu tangkis/tanggul di sekitar sungai juga banyak yang longsor.”Solusinya harus digronjong dari BPBD dan PUPR. Selain itu, sungai yang dangkal harus dikeruk untuk dilakukan normalisasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kang Marhaen, sapaan Wabup Nganjuk, juga merekomendasikan dua OPD tersebut mengambil tindakan dan menyelesaikan masalah tahunan di Kecamatan Rejoso.

“BPBD dan PUPR saya rekomendasikan untuk memasang gronjong kawat sebagai media penahan erosi bibir sungai,” ujarnya.

Camat Rejoso, Puguh Harnoto, yang ikut mendampingi Kang Marhaen melakukan monitoring di lokasi menyampaikan, meluapnya air sungai ketika musim hujan sudah menjadi musibah tahunan. Karena itu ia meminta pemerintah harus tanggap bencana agar masyarakat tidak semakin menderita akibat dampak bencana.

“Bencana akibat musim hujan tidak hanya merugikan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi, tapi petani juga terdampak akibat lahannya tergenang banjir,” katanya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu