Angka Kedisiplinan Kota Malang 75 Persen, 47 Warga Terjaring Operasi Yustisi

Share this :

Malang, koranmemo.com – Operasi Yustisi penerapan kedisiplinan terkait Instruksi Presiden (Inpres) No. 6/2020 yang digelar Polresta Malang Kota bersama Kodim 0833 Kota Malang dan Satpol PP Kota Malang, merazia pengguna jalan yang tak bermasker.

Kegiatan yang digelar dalam waktu kurang dari 2 jam tersebut berhasil menjaring 47 warga pengguna jalan tak bermasker di Jalan Jakarta, Kota Malang, Senin (14/9).

Dari 47 warga yang terjaring tersebut, mayoritas berdalih lupa memakai masker. Padahal mereka membawa masker, namun ditaruh di saku. Ada juga yang berdalih sedang merokok, sehingga maskernya ia lepas. Tak hanya menjaring pengendara sepeda motor, pengendara mobil yang tak bermasker juga tak luput dari Operasi Yustisi tersebut.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, menuturkan tingkat kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan saat ini sudah jauh lebih baik. Terutama penggunaan masker dalam aktivitas sehari-hari. “Saya optimis kita sudah di angka 70 sampai 75 persen untuk penggunaan masker dari masyarakat Kota Malang,” ujarnya.

Baca Juga: Forkopimda Kota Malang Perketat Disiplin Bermasker

Menurut Kombes Pol Leo, 47 warga yang terjaring dalam Operasi Yustisi tersebut tak diberi sanksi sosial seperti Operasi Bermasker sebelumnya. Namun warga yang kedapatan tak bermasker tersebut telah diberi peringatan dan pengarahan untuk tertib mengenakan masker.

Selain itu, identitas mereka juga didata oleh petugas, sehingga apabila sekali lagi ditemui melanggar protokol kesehatan Covid-19 lagi, akan langsung di sidang ditempat dan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu.

Baca Juga: Di Kediri, Tak Pakai Masker Belum Didenda

“Kegiatan ini akan dilaksanakan sampai Covid ini berhenti, jadi kita laksanakan terus menerus. Karena kita sudah satu bulan kemarin melaksanakan kegiatan ibaratnya sosialisasi, lalu teguran dan juga pemberian masker. Tetapi saat ini kita sudah masuk pada kegiatan  penegakan hukum,” tandasnya di sela-sela operasi yustisi.

Reporter: Mokhammad Sholeh

Editor: Della Cahaya