Anggota Polresta Kediri Deteksi Dini Stroke

Kediri, koranmemo.com — Masih ada petugas yang terserang penyakit stroke, Polresta Kediri melakukan upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh anggota kepolisian. Salah satunya memahami untuk mendeteksi secara dini penyakit stroke dan menjadi salah satu penyakit yang berbahaya, Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Rupatama, Mapolresta Kediri, Selasa (8/10).

Menurut Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indrayana, tidak terkecuali penyakit stroke juga menyerang anggota kepolisian dan harus diwaspadai, karena tidak sedikit polisi terserang penyakit stroke. Selain menjadi kendala petugas untuk melaksanakan tugas, penyakit stroke juga mengancam keselamatan anggota.

Deteksi dini, lanjutnya, jika ada anggota Polresta Kediri mengalami gejala stroke dapat segera mengantisipasi. “Jika sudah ada tanda-tanda atau ciri-ciri gejala stroke, kami bisa segera mengambil langkah. Tidak menunggu hingga penyakit menjadi parah. Ini juga sebagai bentuk kepedulian untuk menghindari terserang stroke,” jelasnya.

Selain itu, petugas yang masih aktif dalam menjalankan tugas, ada yang terserang penyakit stroke. Karena tugas cukup padat serta pola hidup yang kurang sehat, meningkatkan risiko terserang penyakit stroke. Miko berharap, dengan kegiatan ini, anggotanya dapat mengedepankan pola hidup sehat.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Kediri

Kombes Pol dr. M. Mas’udi Sp.S, penyakit stroke salah satu penyakit yang harus diwaspadai karena adanya gangguan aliran darah ke otak. Penyakit ini berada di peringkat ketiga dunia dan di Indonesia termasuk nomor satu sebagai penyakit yang mematikan.

Orang yang terserang penyakit stroke, bisa mengakibatkan dua hal yang sangat merugikan. Jika orang tersebut tidak meninggal, terkena stroke bisa mengakibatkan cacat pada bagian tubuh, seperti tangan dan kaki. “Pembuluh darah terganggu dan akhirnya suplai oksigen ke otak juga terganggu. Ini bisa menyerang secara tiba-tiba,” ujarnya.

Petugas yang mengalami gejala penyakit ringan seperti kesemutan, lanjutnya, tidak boleh dianggap remeh jika dalam beberapa menit tidak segera pulih. Ini bisa menjadi salah satu tanda bahwa seseorang terserang penyakit stroke.

“Sebenarnya masih banyak gejala-gejala penyakit stroke. Tapi lebih baik kita mencegah, seperti melakukan cek kondisi kesehatan, mengurangi merokok, rutin beraktivitas fisik, diet sehat, istirahat cukup, dan kelola stress,” imbuhnya.

Reporter: Okpriabdhu Mahtinu

Editor: Irwan Maftuhin

Follow Untuk Berita Up to Date