Swab Kontak Erat Anggota Dewan Ponorogo Terpapar Covid-19, Ini Hasilnya

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Usai geger terkonfirmasinya satu anggota DPRD Ponorogo positif Covid-19, Satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo langsung melakukan trasing kontak erat terhadap kasus nomor 301 itu.

Tak tanggung-tanggung 28 orang diketahui melakukan kontak langsung dengan pasien perempuan 38 tahun warga Desa Kalisat Kecamatan tersebut. Ke 28 orang itu pun langsung menjalani tes swab PCR. Dimana sampel swab dikirim ke dua laboratorium rumah sakit, yakni laboratorium RSUD Dr Iskak Tulungaggung dan laboratorium RSUD Dr Suotomo Surabaya.

Sayangnya dari kedua laboratorium itu menunjukkan hasil berbeda, dimana laboratorium mikrologi RSUD Dr Iskak Tulungagung menyebutkan hasil swab PCR dari 9 sampel yang dikirim Dinkes Ponorogo yang diantaranya 4 pimpinan dewan, 8  terkonfirmasi Positif dan 1 negatif. Sementara RSUD Dr Suotomo Surabaya yang menerima 28 sampel kontak erat DPRD menyatakan keseluruhan didapat hasil negatif.

“Jadi hasil swab dari RSUD Tulungagung pada 10 September kemarin dari 9 orang, 8 negatif. Dan RSUD Surabaya pada 11 September dari 28 orang hasil negatif semua,” ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Jumat (11/9).

Tak yakin dari kedua hasil berbeda itu, pihaknya pun lantas melakukan pemeriksaan darah, rontgen dada, paru dan sejumlah organ penujang lainnya, terhadap 8 orang yang dinyatakan positif itu. Serta didapat hasil normal.” Berangkat dari hasil itu, maka ke 28 orang kontak erat dari kasus 301 di DPRD Ponorogo dinyatakan negatif semuanya,”pungkas Ipong.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu