Ancaman Kekeringan, Resapan Air Perlu Dijaga

Share this :
Bupati Magetan Sumantri menyerahkan Piala Adipura kepada Kepala BLH Magetan Bambang Setiawan di Hari Lingkungan Hidup
Bupati Magetan Sumantri menyerahkan Piala Adipura kepada Kepala BLH Magetan Bambang Setiawan di Hari Lingkungan Hidup

Magetan, Memo-Alih fungsi dan pembabatan hutan hingga memberi kontribusi signifikan terhadap kerusakan lingkungan.  Dampak paling parah adalah tanah tandus semakin meluas karena minimnya sumber air tanah.

Peringatan itu disampaikan oleh Bupati Magetan Sumantri. “Karena itu, resapan air agar disediakan oleh semua masyarakat,  agar kita  terbebas dari krisis air bersih menjelang musim kemarau,” ujarnya dalam sambutan memperingati Hari Lingkungan Hidup dikantor Badan Lingkungan Hidup, kemarin (27/6).

Sumantri juga menginstruksikan agar SKPD di lingkup Pemkab Magetan memberikan ruang hijau sebagai resapan air di lingkungan kantornya.

“Jangan semua area kantor di aspal. Beri 30 persen  untuk sarana hijau sebagai resapan air, supaya saat musim hujan tiba wilayah kita bisa menyerap air. Saat kemarau tiba kita tidak kekurangan air,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Sumantri memberikan apresiasi terhadap Badan Lingkungan Hidup  atas keberhasilan mempertahankan prestasi dalam hal kebersihan lingkungan hingga mendapat penghargaan dari pemerintah berupa Piala Adipura.

“Kita patut bangga karena BLH  sukses memboyong piala Adipura ke Kabupaten Magetan untuk kedelapan kali tahun ini,” pujinya.

Pantauan di lokasi, hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumantri, Kepala BLH Bambang Setiawan serta jajaran SKPD lainnya. Dalam acara tersebut, berbagai kegiatan digelar. Diantaranya, lomba mewarnai tingkat TK/Play Group, Lomba Kebersihan tingkat  Kelurahan/Desa, Lomba Kebersihan tingkat sekolah SMP/SMA/SMK, Fotografi kategori lingkungan serta Fashion Show busana ramah lingkungan. (bar).