Amunisi Peninggalan Perang Akan Dibongkar

Share this :

Kediri, Koran Memo – Komando Rayon Militer (Koramil) 0809/21 Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri,Rabu (13/5) melakukan survey di tanah milik Ahmad Rudi Priyono (45) warga Desa Sidomulyo Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Survey ini dilakukan untuk menanggapi laporan dari Darkim (70) warga desa setempat yang dulunya mantan anggota TNI. Darkim mengaku bahwa pada tahun 1951 silam dia mendapat perintah dari komandannya untuk melakukan penguburan sejumlah amunisi di lahan tersebut.

ilustrasi
ilustrasi

Darkim melaporkan hal ini dengan didampingi Serda Warsi Babinsa Desa Sidomulyo kepada Danramil Koramil Puncu. Menanggapi hal tersebut anggota Koramil Puncu melakukan serangkaian survey di area yang diduga digunakan oleh Darsim untuk menyimpan amunisi tersebut.

Namun untuk pengaliannya anggota Koramil masih menunggu kordinasi dari Satuan Gegana. “Kami sudah melakukan survey di tanah tersebut,sedangkan penggalian akan kita lakukan dengan menunggu kordinasi dari Satuan Gegana,” ungkap Serda Warsi.

Di tanah tersebut, diungkapkan oleh Darkim tersimpan amunisi berbentuk seperti botol 4 karung, senjata dengan bentuk mirip kompresor, selain itu Darkim juga menambahkan di area tersebut juga tersimpan amunisi campuran, amunisi SP, amunisi Geren dan lain-lain sebanyak 3 karung.

Terpisah, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0809 Kediri Letkol. Inf. Purnomosidi juga membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga setempat mengenai adanya penyimpanan amunisi yang diduga adalah peninggalan perang kemerdekaan. Namun dirinya belum bisa memastikan kapan akan dilakukan penggalian.

“Betul, terkait kapan akan dilakukan penggalian, nanti kami akan informasikan”, terang Dandim 0809 saat dikonfirmasi via pesan singkat blackberry messenger (BBM), Rabu (13/5).

Ahmad Rudi Priyono selaku pemilik lahan dimana lokasi penyimpanan dimaksud, juga sudah memberikan pernyataan bahwa dirinya tidak keberatan terkait rencana penggalian di lahan miliknya. Pemilik tanah yang berprofesi sebagai sopir tersebut menyatakan tidak akan menuntut atau meminta ganti rugi jika tanahnya dibongkar.(and/maf)