Amankan 1 PSK dan Puluhan Botol Miras

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Meski sudah ditutup oleh pemerintah Kota Kediri, tampaknya eks lokalisasi semampir masih digunakan sebagian pekerja seks komersil (PSK) untuk mencari pelanggan. Tim gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri mengamankan seorang PSK dalam razia giat ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas), Sabtu (15/10). Selain itu petugas juga mengamankan puluhan botol minuman keras.

Pantauan Koran Memo, razia tersebut dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB. Sasaran pun masih sekitar GOR Joyoboyo, Kecamatan Mojoroto, warung pinggiran Sungai Brantas, Kecamatan Mojoroto, dan eks lokalisasi Semampir, Kecamatan Kota Kediri.

Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri, Nurkhamid mengungkapkan razia ini dilakukan untuk menekan peredaran miras dan tindak asusila. Selama ini petugas sering mendapat informasi jika di eks lokalisasi Semampir masih digunakan untuk para PSK menjajakan diri. Dari luar tampak suasana sepi di eks lokalisasi tersebut. Meski demikian petugas tetap melakukan penyusuran di setiap wisma. Petugaspun mendapati salah seorang perempuan sedang keluar dari lorong kamar. Perempuan tersebut langsung diamankan dan dilakukan pendataan. “Kita prioritaskan tiga lokasi tersebut karena di tempat tersebut sering digunakan untuk tempat minum-minuman keras. Selain itu juga sering digunakan untuk tempat asusila,” tegas Nur Khamid saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, petugas gabungan juga melakukan razia di GOR Joyoboyo, Kecamatan Mojoroto. Dalam razia kali ini petugas melakukan penelusuran dan membagi pasukan menjadi empat kelomppk. Mereka langsung mendatangi warung-warung yang ada agar pemilik warung tidak menghilangkan barang bukti.

Petugas gabungan langsung melakukan penggeledahan di setiap warung. Lokasi-lokasi tersembunyipun tak lepas dari penggeledahan sepeti di bawah warung. Hasilnya ditemukan tiga botol oplosan dari salah satu warung yang ada di GOR. Petugas melakukan pendataan dan mengamankan berang bukti tersebut.

Warung bantaran Sungai Brantas, Kecamatan Mojoroto menjadi sasaran razia selanjutnya. Di tempat tesebut petugas kembali menemukan pengunjung warung sedang melakukan pesta miras. Petugas meminta keterangan pada mereka darimana miras tersebut didapatkannya. “Total untuk minuman keras kita amankan sebanyak 34 botol miras berbagai merek,” ungkap Nurkhamid. (ram)