Aliansi Rakyat Trenggalek Datangi Dewan, Untuk Audiensi Terkait RT/RW dan UU Omnibus Law

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Pansus I DPRD Trenggalek menerima puluhan massa dari Aliansi Rakyat Trenggalek untuk melakukan audiensi di aula banmus gedung DPRD Trenggalek, terkait Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kamis (15/10).

Hal ini menyangkut tanah Karst milik daerah seluas 53,567 hektare yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Tuntutan dari ART luasan tanah karst atau curing yang ada untuk dimasukkan didalam Raperda RT – RW supaya ada payung hukum jelas dan bisa meminimalisir pencemaran lingkungan.

Selain itu ART juga menyampaikan penolakan terhadap UU Omnibus Law yang dianggap lebih banyak merugikan masyarakat dan lebih menguntungkan pengusaha.

Ketua Pansus I Sukarudin yang memimpin audiensi mengatakan, pihaknya telah menerima aspirasi dari ART dan akan ditindak lanjuti dalam rapat pansus.

Aliansi Rakyat Trenggalek Datangi Dewan, Untuk Audiensi Terkait RT/RW dan UU Omnibus Law 2

“Ini merupakan wujud kepedulian dari masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya Kamis (15/10).

Tanah kras atau curing di Kabupaten Trenggalek seluas 56,567 hektare diminta dimasukkan Raperda RT – RW, lanjut Sukarudin, pihaknya akan mengundang perwakilan dari ART untuk menyaksikan proses penyusunan Raperda.

Baca Juga: Ini Sisi Positif UU Cipta Kerja Menurut Pjs Bupati Trenggalek

“Bila perlu kita undang, nanti mereka akan menyaksikan prosesnya. Intinya kita transparan,” imbuhnya.

Sukarudin menuturkan, pihaknya tentu akan mempertimbangkan masalah AMDAL dan ekonomi. Menurutnya ini merupakan permasalahan yang sangat pelik harus duduk bersama dengan berbagai pihak.

“Kita akan mencari jalan keluar tentu di sisi lain kelestarian lingkungan tetap terjaga namun tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Setujui Penyertaan Modal Untuk Perumda

Terkait penolakan UU Omnibus Law, Sukarudin menambahkan, ini bukan kewenangan dari pihaknya. Kendati demikian, aspirasi tentang Omnibus Law akan disampaikan ke DPR – RI. “Kami telah menerima surat protes dari mereka, setelah itu akan kita kirimkan ke DPR – RI,” ujarnya.

Suripto selaku anggota Aliansi Rakyat Trenggalek mengatakan, pihaknya melakukan audiensi ini untuk melihat seberapa keberpihakan dewan terhadap masyarakat. “Kalau bukan kepada wakil rakyat siapa lagi, karena mereka merupakan wakil kami di daerah,” jelasnya.

Reporter: Dias Ahmad Farid
Editor: Della Cahaya