Aksi Teatrikal Jalan Salib

Share this :

Peringatan Hari Paskah

Jombang, Koran Memo – Umat Kristiani merayakan Hari Paskah Jumat (25/3) kemarin. Peringatan juga tidak dilewatkan oleh jemaat Gereja Santa Maria Jombang. Dalam peringatan itu, juga digelar teatrikal jalan salib, yang dilakukan di halaman gereja. Teatrikal  yang berjalan secara khidmat dan  penuh haru tersebut untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus dalam upaya penebusan dosa umat manusia.

Teatrikal jalan salib dalam peringatan hari paskah (agung/memo)
Teatrikal jalan salib dalam peringatan hari paskah (agung/memo)

Acara dimulai dengan pagelaran drama yang menceritakan secara detail meninggalnya Isa Al Masih. Mulai dijemput paksa oleh tentara Romawi, dicambuk, dililit kawat berduri, hingga dibawa ke bukit Golgota untuk dipaku di tiang salib. Yesus akhirnya meninggal di tiang salib tersebut, hingga dikenang dengan Wafat Yesus Kristus.

Pemuda gereja pemeran teatrikal juga mampu memainkan drama secara apik. Bahkam properti atau pakaian yang dikenakan para pemain juga cukup mendukung. “Semoga di Hari Paskah ini, kita semua bisa meneladani sifat welas asih yang dicontohkan Yesus. Yesus rela mati di tiang salib untuk menebus dosa umat manusia,” ujar pimpinan Umat Katolik, Romo Mathius Sumarno Prasojo.

Romo Mathius menceritakan, gambaran penyiksaan Yesus dalam jalan salib bukanlah penyiksaan biasa, melainkan sebuah pengorbanan yang begitu luar biasa. Tujuannya, agar umat manusia memiliki jiwa kasih kepada sesama. “Yakni memiliki jiwa yang penuh kasih sayang serta welas asih tanpa memandang suku agama maupun aliran kepercayaan,” tutur Romo Mathius.

Sementara dalam teatrikal tersebut, tidak sedikit jamaat gereja yang larut dalam kesedihan tatkala melihat penderitaan Yesus yang digambarkan dalam teatrikal tersebut. “Bisa dibayangkan bagaimana penderitaan yang dialami dulu. Namun tetap sabar dan rela mati,” kata Florence , salah satu pemuda jemaat gereja.  (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date