Akan Transaksi, Warga Kaliombo Diciduk

Share this :

Kediri, koranmemo.com — Salah satu warga Kelurahan Kaliombo Kecamatan/Kota Kediri, Sri Bangun Aji Valduyudha Tianto (30) alias Rusdiadi, ‘diciduk’ personel Satresnarkoba Polresta Kediri, Jumat (14/2) dini hari. Pemuda ini diduga mengedarkan narkotika golongan 1 jenis sabu.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi menjelaskan, sebelum melakukan penangkapan, personel Satresnarkoba mendapat informasi mengenai peredaran narkotika di Jalan Joyoboyo Kelurahan Jamsaren Kecamatan/Kota Kediri. “Berdasarkan informasi tersebut, anggota segera melakukan penyelidikan,” jelasnya.

Saar tiba di lokasi, lanjutnya, polisi mengamati seorang laki-laki yang mencurigakan. Polisi pun segera melakukan pemeriksaan terhadap laki-laki ini yang tidak lain adalah Rusdiadi.

Selain melakukan pemeriksaan, polisi juga melakukan penggeledahan. Ternyata, dalam dompet pelaku, personel menemukan satu paket klip bening berisi kristal putih dan diduga sebagai sabu.

Mendapatkan barang bukti tersebut, pelaku dibawa ke Mapolresta Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Barang bukti yang diamankan yaitu satu paket sabu, berat total yaitu 0,51 gram. Dari keterangan pelaku, dia akan memberikan paket ini ke salah satu pemesannya,” ucapnya.

Selain paket sabu, polisi juga menyita satu set alat isap (bong) dan satu unit telepon genggam. Diduga, pelaku melakukan transaksi melalui pesan singkat kepada pelanggannya. “Sementara ini pelaku masih berada di Mapolresta Kediri untuk proses lebih lanjut,” imbuhnya.

Atas tindakan pelaku, sambungnya, pasal yang disangkakan yaitu Pasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date