Akan Transaksi Pil Koplo, Dua Pengedar Dibekuk

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Unit Reskrim Polsek Ngusikan membekuk dua pengedar pil koplo Minggu (24/9). Mereka yakni Firman Kurnia (19), warga Desa Karangdagangan Kecamatan Bandar Kedungmulyo dan Sandi (28), asal Desa Sumberagung Kecamatan Perak. Dari keduanya petugas menyita total 854 butir pil koplo jenis dobel l dan beberapa barang bukti lainnya.

“Keduanya ditangkap terpisah. Firman di Jalan Raya Desa Keboan Kecamatan Ngusikan. Sedangkan Sandi dibekuk di rumahnya,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Subadar kepada Koran Memo, Senin (25/9).

Dijelaskan, penangkapan terhadap dua pengedar yang masih satu jaringan ini bermula dari penyelidikan polisi terkait maraknya peredaran pil koplo di wilayah hukum Polsek Ngusikan.

Dari penyelidikan, petugas mendapatkan informasi jika salah satu pengedar bernama Firman Kurnia akan bertransaksi di jalan raya Desa Keboan Kecamatan Ngusikan.

Dari sini, petugas unit reskrim bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengamatan. Tak lama kemudian Firman muncul di lokasi dan langsung disergap petugas sekitar pukul 11.30 WIB.

“Firman tidak bisa berkutik karena saat digeledah kedapatan masih membawa 8 butir pil dobel l sisa transaksi. Selain itu juga turut diamankan sebuah HP (handphone) sarana transaksi dan sebuah sepeda motor jenis matic,” beber Subadar.

Dalam pemeriksaan, lanjut Subadar, pelaku mengaku mendapatkan pil koplo dari temannya bernama Sandi. Setelah mengantongi alamatnya, sekitar pukul 15.30 WIB petugas menuju rumah Sandi untuk melakukan penangkapan.

“Dalam penggeledahan ditemukan 846 butir pil dobel l yang disembunyikan di dalam almari rumah. Selain itu juga diamankan sebuah HP dan uang hasil penjualan pil koplo Rp 1,2 juta,” papar Subadar.

Kemudian dua pengedar berikut barang bukti yang ditemukan dibawa ke Mapolsek Ngusikan untuk pemeriksaan lanjutan. “Dalam gelar perkara keduanya terbukti melanggar Pasal 196 Undang-undang RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas Subadar.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.