Ajak Media, Bupati Ponorogo Pamer Keberhasilan

Ponorogo, koranmemo.com – Menjelang tutup tahun, puluhan media di Kabupaten Ponorogo mendapat undangan khusus dari Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Bersama 50 media cetak dan elektronik, orang nomor satu di Kota Reog ini menunjukkan beberapa pembangunan fisik yang sukses dilakukan di tahun ke dua pemerintahannya.

Dengan menggunakan dua unit bus pariwisata, Ipong dan awak media melakukan perjalanan mengunjungi sejumlah tempat di Ponorogo. Diantaranya, kawasan pertanian yang menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) di Desa Gupolo Kecamatan Babadan, mengunjungi Puskesmas peraih juara tiga pelayanan terbaik tingkat provinsi tahun 2017 di Puskesmas Kecamatan Kauman, melalui sejumlah rute jalan antar  Kecamatan yang telah di hotmix, melihat progres pembangunan rumah resufhle (pengganti) di kawasan Waduk Bendo Kecamatan Sawoo, mengunjungi kawasan kampung batik di Lingkungan Industri Kerajinan (LIK) di Kelurahan Tambak Bayan Kecamatan Ponorogo  dan mengunjungi kampung durian di Desa Grogol Kecamatan Ngebel.

Tak hanya itu, puluhan awak media baik lokal, regional, maupun nasional ini juga diajak untuk menikmati Durian Kanjeng yang merupakan varietas unggulan asli Ponorogo.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan, perjalanan yang dilakukan bersama awak media sejak pukul 09.00 hingga pukul 17.00, Rabu (20/12) sore itu, selain untuk mempererat silahturahmi juga dalam rangka memperlihatkan langsung progres pembangunan di era pemerintahanya.

Hal ini diklaim menjadi bukti pihaknya serius meningkatkan kualitas pembangunan di Ponorogo.” Saya memang sengaja pamer ke temen-temen, pingin nunjukin pembangunan yang sudah saya lakukan di tahun 2017 ini,” ujarnya.

Ipong mengaku, sejak menjabat Bupati di tahun 2016 lalu, progres pembangunan infrastruktur terus meningkat dari jalan rusak mencapai 54% dan 43% bagus dari total jalan kabupaten sepanjang 549, 6 kilometer. Kini telah berubah menjadi 54% jalan bagus dan 43% jalan baik. Tak hanya itu, peningkatan produktifitas pertanian sejak menggunakan POC juga ikut terjadi, kini tingkat produktifitas pertanian dari sebelumnya  0,7 ton/ hektare kini menjadi 1,2 ton/hektare.

”Jadi priortitas kami memang infrastruktur dan pertanian. Alhamdulilah pada tahun ke dua ini memang terjadi lonjakan peningkatan kualitas yang membanggakan,” pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.