Agen Asuransi Diancam Celurit

 

Tulungagung, koranmemo.com – Hanya gara-gara daun bambu, agen salah satu asuransi, Titin Sarmiati (48) warga warga Dusun Krajan RT 03/ RW 04 Desa Sanan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung, Kamis (17/11) melaporkan Agus Riyanto alias Mulyono, tetangganya ke Polsek Pakel karena diancam dengan celurit.

Titin Sarmiati ditemui Koran Memo di rumahnya mengatakan dia memang melaporkan tetangganya ke polsek karena merasa nyawanya terancam. “Saya lapor ke Polsek sudah dua kali. Yang pertama belum ada respon,”katanya.

Dijelaskan kejadian bermula saat pelaku mendatangi rumah korban pada Selasa (8/11) pukul 13.20 WIB. Kedatangan Mulyono itu untuk membicarakan daun bambu yang mengotori halaman rumahnya. Titin lantas mempersilakan terlapor untuk mencari orang yang bisa membersihkan daun bambu itu dan bersedia untuk membayarnya.

Tapi hal itu justru membuat emosi terlapor tersulut. Terlapor langsung mengeluarkan celurit dari balik baju dan menempelkannya ke badan pelapor sembari mengancam akan membunuhnya apabila daun bambu itu tidak segera dibersihkan. “Nyawa saya merasa terancam lapor polisi,”jelasnya.

Dia menyayangkan laporan tersebut tidak segera ditanggapi sehingga dia harus lapor dua kali. “Kalau di Jakarta. Hari ini lapor langsung ditangani,”katanya.

Sebenarnya lanjut Titin pohon bamu berada di pekarangan neneknya. Pohon bambu tersebut sudah tumbuh bertahun-tahun. Sementara Mulyono membangun rumah dekat pekarangan itu.

Kapolres Tulungagung, AKBP Bhirawa Braja Paksa melalui Kasubag Humas AKP Saeroji membenarkan adanya laporan itu. Laporan ancaman tersebut dengan nomor LP/17/XI/2016. “Semua laporan akan diproses sesuai dengan prosedur hukum,”ujarnya. (yop/Jb)

 

Follow Untuk Berita Up to Date