Adaptasi Kebiasaan Baru, Pengunjung Kantor Kejaksaan Wajib Terapkan 3 M

Jombang, koranmemo.com – Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jombang, memiliki aktivitas berinteraksi langsung dengan masyarakat yang cukup tinggi. Baik itu kedatangan masyarakat sebagai saksi persidangan, juga pengambilan bukti tilang di kantor yang terletak di Jalan KH, Wahid Hasyim 188 Jombang.

Untuk itu, menuju adaptasi kebiasaan baru, pihak Kejari Jombang mewajibkan pengunjung untuk menerapkan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, dan menjaga jarak).

Pantauan wartawan koran ini, nampak sejumlah petugas keamanan kantor Kejari bersiap di beberapa titik. Seperti di penjagaan, dan depan pintu masuk lobby utama kantor Korps Adhyaksa. Para pengunjung yang datang, langsung diminta masuk ke bilik disinfektan.

Selanjutnya, tamu diminta melakukan cuci tangan dengan sabun pada air mengalir pada wastafel yang berada lurus dengan bilik disinfektan. Tidak cukup dari sini saja, usai cuci tangan, satu petugas keamanan langsung menyambut untuk mengecek suhu tubuh dengan thermo gun.

Baca Juga: KAI DAOP 7 Madiun Sediakan Rapid Test Murah di Stasiun

Selain itu juga petugas memeriksa bawaan dengan metal detector, sembari menanyakan kepentingan pengunjung.

“Bagi pengunjung yang tidak membawa masker, kami juga menyediakan masker gratis. Termasuk untuk tempat duduk, kami atur sedemikian rupa untuk jaga jarak sebagai penerapan 3 M,” kata Kepala Kejari Kabupaten Jombang, Yulius Sigit Kristanto kepada wartawan, Selasa (20/10).

Baca Juga: Proyek Pasar Mlilir Rp 2,5 Miliar Harus Tuntas Akhir Tahun

Kajari juga menegaskan, pemberlakukan penerapan 3 M tidak hanya kepada para pengunjung saja. Namun juga berlaku bagi seluruh pegawai, jaksa. “Tidak hanya warga, namun bagi semua pegawai termasuk saya,” pungkas Sigit.

Reporter Agung Pamungkas
Editor Achmad Saichu