Ada Patung Bung Karno di Stasiun Blitar

Blitar, koranmemo.com- Patung Presiden Republik Indonesia Pertama Soekarno (Bung Karno) mulai sekarang juga berada di Stasiun Blitar. Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro meresmikan langsung patung pertama yang ada di dalam stasiun, Rabu (11/12).

Patung Bung Karno dalam posisi duduk sambil memegang bolpoin menyambut kedatangan calon penumpang kereta di Stasiun Blitar. Keberadaan patung tersebut menambah keindahan stasiun, calon penumpang kereta api bisa menikmati sambil berfoto – foto.

“Jadi tambah instagramable, apalagi di sini sudah ada gambar – gambar Bung Karno, dan kata – kata terbaik dari Bapak Pendiri Bangsa ini. Semuanya tertata rapi, jadi nyaman sebelum bepergian,” kata April salah satu calon penumpang kereta api.

Sementara itu, Edi Sukmoro mengatakan, dengan keberadaan patung tersebut menjadi ikon sebagai pengingat akan jasa dari Bung Karno sebagai Presiden Pertama Republik Indonesia. Patung yang terbuat dari Resin dan memiliki skala 1 meter  banding 1,6 meter itu dikerjakan  di studio patung milik Ketut Winata di Bali.

“Diharapkan dengan diresmikan patung tersebut adalah menjadi daya tarik tersendiri bagi warga masyarakat  untuk berkunjung ke stasiun dan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan bagi warga masyarakat Blitar dan sekitarnya,” tutur Edi.

Lebih lanjut, Edi mengatakan, patung tersebut menjadi patung pertama yang berada di dalam stasiun. Keberadaan patung itu diharapkan, menjadi sejarah bagi pengunjung Stasiun Blitar.

“Patung ini satu – satunya dan pertama yang ada di dalam stasiun tidak ada di staisun lain. Apalagi, Bung karno dulu juga sangat dekat dengan kereta api. Bahkan foto – foto Bung Karno saat menggunakan kereta api masih ada dan di pajang di museum kereta api ambarawa,” ujarnya.

Edi Sukmoro Dirut PT KAI Persero bersama jajaran selain meresmikan patung Bung Karno juga melakukan pemeriksaan langsung kesiapan Daop 7 Madiun dalam menghadapi masa Angkutan Nataru 2019/2020 selama 18 hari mulai 19 Desember 2019 sampai dengan 5 Januari 2020.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date