Ada Masalah Keluarga, Warga Mejono Tewas Gantung Diri

Share this :

Kediri, koranmemo.com — Suseno Hadi (48) warga Desa Mejono Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, nekat mengakhiri hidupnya, Selasa (14/1) pagi. Jasad Suseno ditemukan tetangganya menggantung di Pohon Asam yang berada di belakang rumahnya.

Kasie Humas Polsek Plemahan, Aipda Andhik Susilo menjelaskan, sebelum ditemukan dalam keadaan menggantung, tetangga korban, Suwanto (55) hendak pergi ke kebun. “Saat melintas di pekarangan belakang rumah korban, saksi melihat orang yang menggantung di pohon,” jelasnya.Mengetahui hal itu, saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Daim (60) tetangga lainnya. Kedua saksi tersebut memutuskan untuk melaporkan ke Kepala Desa Mejono. “Pihak desa melaporkan kejadian tersebut kepada personel Polsek Plosoklaten untuk proses evakuasi,” imbuhnya.

Dikatakan, personel Polsek Plemahan, Polres Kediri serta Unit Identifikasi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) melakukan evakuasi jasad Suseno. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni bunuh diri.

Dari informasi yang diperoleh, kata Aipda Andhik, sebelumnya korban mempunyai masalah keluarga sehingga korban tidak sanggup menanggung masalah keluarga yang dihadapi. Akhirnya, korban melakukan tindakan bunuh diri dengan cara melilitkan tali pada leher dan ujung tali lainnya diikat pada dahan pohon.

Mengingat permintaan dari pihak keluarga korban, lanjutnya, serta keluarga memahami tindakan yang dilakukan oleh korban sehingga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. “Pihak keluarga juga tidak menuntut pihak manapun dan membuat surat pernyataan. Selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor :  Achmad Saichu