9 Kecamatan Rawan Puting Beliung

Share this :

Tulungagung, Memo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan bahwa ada sekitar sembilan kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang merupakan jalur lintas angin. Hal ini tidak menutup kemungkinan di wilayah tersebut terancam angin puting beliung.

Berdasarkan data BPBD, untuk bencana angin puting beliung berpotensi terjadi di sembilan kecamatan seperti Kecamatan Boyolangu dengan tiga desa, Kecamatan Kedungwaru dengan delapan desa, Kecamatan Sumbergempol dengan dua desa, Kecamatan Kalidawir dengan tiga desa, Kecamatan Campurdarat dengan tiga desa, Kecamatan Gondang dengan satu desa, Kecamatan Tanggunggunung dengan satu desa, Kecamatan Pakel dengan delapan desa, dan Kecamatan Besuki dengan empat desa.

“Ada sembilan kecamatan di Tulungagung yang merupakan wilayah rawan akan puting beliung,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Tulungagung Soeroto.

Soeroto mengatakan, ada laporan beberapa tanaman padi di kawasan Kecamatan Pakel masih ada yang roboh. Kali ini selain di Desa Bangunjaya juga terjadi di Desa Pakel. Padi yang ditanam di lahan belasan hektar itu ambruk tertiup angin barat.

Data dari BPBD Tulungagung, Kecamatan Pakel merupakan jalur angin. Karena itulah wajar jika daerah itu sering diterjang angin, salah satunya angin barat.

Parahnya, Kecamatan Pakel juga menjadi daerah rawan angin puting beliung. “Perubahan suhu dari panas ke dingin serta letak geografis yang cenderung lebih rendah dari kawasan lain juga membuat perubahan tekanan udara sehingga memicu terjadinya tiupan angin lebih kencang,” jelasnya.

Disamping itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Suprapti melalui Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Gatot Rahayu mengatakan, Kecamatan Pakel masuk dalam kawasan rawan dampak perubahan iklim (DPI). Artinya, ketika kemarau rawan kekeringan, dan saat penghujan rawan banjir.

Wilayah Pakel merupakan titik pertemuan air dari arah Trenggalek dan Tulungagung. Akibatnya, kawasan itu sering terendam air termasuk area persawahan. Lokasi lain yang juga masuk rawan DPI yakni Kecamatan Kalidawir, Besuki, dan Campurdarat.

“Kondisinya memang seperti itu. Pakel merupakan pertemuan aliran air dari Trenggalek. Ini juga dipengaruhi letak geografis,” jelasnya. (den/Jb)