9.128 Napi se-Jatim Dapat Remisi

Sidoarjo, koranmemo.com -Kemenkum HAM Provinsi  Jawa Timur (Jatim) memberikan Remisi (pengurangan masa hukuman) kepada 9.128 orang narapidana (napi) di seluruh Jawa Timur. Hal ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 72 Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 183 narapidana langsung dinyatakan bebas dari hukuman pidana. Jumlah narapidana yang diajukan untuk mendapatkan remisi se-Jatim berjumlah 11.821 dan direalisasi 9.128 narapidana.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf mengatakan, pemberian remisi bagi para narapidana tersebut ada yang langsung bebas dari hukuman. “Bagi narapidana yang sudah mendapatkan remisi bebas, hendaknya menjadi duta di kampungnya untuk menyampaikan bahwa hidup di lapas itu tidak enak dan tidak nyaman, ” ujar Saifulah Yusuf pada wartawan di Lapas klas I Surabaya di Porong,  Rabu (16/8/2017).

Dikatakannya, selain kehidupan di lapas atau rutan itu tidak nyaman, wagub berharap agar saat bebas nanti tidak untuk mengulangi yang kedua kalinya. “Perilaku yang baik selama menjadi warga binaan lapas adalah salah satu potensi pemberian remisi, ” cetusnya

Sementara itu di tempat yang sama,  Kakanwil Depkumham Provinsi Jawa Timur, Susy Susilawati mengatakan bahwa di tahun 2017 narapidana se Jatim berjumlah sekitar 14.287 orang.

Dalam proses pengajuan Remisi tahun ini sebanyak 11.821 orang narapidana dan yang mendapatkan remisi berjumlah 9.128 orang narapidana.

“Untuk  tahun 2017 ini, sebanyak 183 orang napi se-Jatim akan mendapatkan remisi bebas langsung,  penghuni lapas Porong dan Malang mendominasi jumlah tersebut ” kata Susy Susilawati Kakanwil Depkumham Jatim.

Lebih lanjut Susilawati menjelaskan bahwa napi yang mendapatkan remisi adalah dari narapidana umum, jumlahnya bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan.

“Tiap-tiap narapidana ini mendapatkan remisi bervariatif, mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan dan remisi ini hanya bagi narapidana umum, ” jelasnya.

Beny, salah satu warga binaan Lapas klas I Surabaya di Porong yang terjerat kasus curanmor saat ditemui koranmemo.com menungkapkan kegembiraan hatinya setelah mendapatkan remisi meskipun tidak terlalu banyak.

” Saya senang banget mas mendapatkan remisi kali ini meskipun tidak terlalu banyak, hanya 2 bulan karena sudah kangen keluarga di kampung,” ujarnya lirih.

Reporter: Yudhi Ardian
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.