83 Senpi Diperiksa, 3 Ditarik

Share this :

Tulungagung, Memo – Sebanyak tiga unit senjata api (senpi) milik anggota polisi diamankan divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tulungagung. Penarikan dilakukan menyusul berakhirnya masa berlaku surat izin yang dimiliki anggota. Selain itu, Propam juga menahan satu unit senpi milik anggota yang sudah berpindah tugas ke daerah lain, Rabu (18/05).

Anggota Provos memeriksa senpi milik anggota polisi di halaman Polres Tulungagung kemarin (deny/memo)
Anggota Provos memeriksa senpi milik anggota polisi di halaman Polres Tulungagung kemarin (deny/memo)

Kapolres Tulungagung AKBP Birawa Braja Paksa melalui Kasubag Humas AKP Saeroji membenarkan hal tersebut. “Tiga senpi itu ditemukan saat pemeriksasan terhadap 83 anggota. Total anggota yang pinjam pakai senpi sebanyak 242 anggota,” ungkapnya.

Pemeriksaan meliputi kelayakan pakai senpi dan surat izin pakai yang dimiliki anggota. Setiap anggota diminta menunjukkan senpi yang dimiliki beserta surat izinnya. Anggota provost langsung memeriksa satu per satu senpi. Mulai dari kondisi senpi yang semuanya berjenis pistol, jumlah peluru, dan surat izin yang dilengkapi foto pemilik. “Senjata api yang diperbolehkan adalah standart kepolisian,” katanya.

Kapolres menambahkan, tak semua anggota polisi dibekali senpi dalam menjalankan tugasnya. Anggota wajib mengikuti serangkaian tes untuk mendapatkan izin menggunakan senpi. Di antaranya tes psikologis, ujian tulis dan beberapa tes lain yang dilakukan di lingkup kepolisian. “Harus melalui ujian khusus jika anggota ingin mendapatkan senpi. Perizinan juga wajib diperpanjang,” jelasnya.

Kegiatan pemeriksaan senjata api rutin dilakukan setiap satu semester. Pemeriksaan bisa lebih sering digelar jika memang dirasa perlu. “Yang pasti tak sembarang anggota bisa memilikisenpi,” imbuh Saeroji. (den/Jb)