8 Desa Dapat Bantuan Sumur Bor

Blitar, koranmemo.com – Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Blitar, hingga kini tercatat hanya ada 8 desa di Kabupaten Blitar yang mendapat bantuan sumur bor dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Data tersebut terhitung sejak tahun 2007 lalu.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Blitar, Agus Santoso mengatakan, desa yang mendapat bantuan sumur bor diantaranya desa Wonotirto Kecamatan Wonotirto, desa Salamrejo Kecamatan Binangun, desa Sukorejo Kecamatan Wates, desa Kaligambir Kecamatan Panggungrejo, desa Ngemil Wonotirto, desa Sumberkembar Kecamatan Binangun, desa Binangun Kecamatan Binangun, dan desa Sidomulyo Kecamatan Bakung.

“Sampai saat ini kita masih dapat 8 bantuan sumur bor. Terakhir bantuan untuk desa Sidomulyo Kecamatan Bakung tahun 2018 dan baru diresmikan langsung oleh pihak Kementerian ESDM Rabu kemarin (13/02),” kata Agus, Kamis (14/02).

Agus menuturkan, yang berhak dan memiliki anggaran cukup besar untuk pembangunan sumur bor berada di Kementerian ESDM, sehingga pihaknya setiap tahun selalu mengusulkan bantuan tersebut. Pada tahun ini, pihaknya juga sudah mengusulkan di beberapa desa yang dinilai masih membutuhkan sumur bor.

“Anggarannya setiap sumur bor kan mencapai Rp 400 juta. Tentunya anggaran sebesar itu, Pemerintah Pusat yang mempunyai anggarannya. Makanya tiap tahun kita selalu mengusulkan permintaan bantuan,” ujarnya.

Agus menambahkan, rata-rata desa yang masih kesulitan mendapat air bersih dan harus diberikan bantuan sumur bor adalah di Blitar selatan. Mengingat anggaran untuk membangun sumur bor juga cukup besar, pihaknya berharap masyarakat menjaga dan merawatnya dengan baik.

“Jadi agar tetap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kurun waktu yang lama, maka harus dirawat. Kita pastikan akan tetap memantau perkembangan sumur bor yang ada di Kabupaten Blitar,” imbuhnya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date