7 ASN Pemkab Blitar Terpapar Covid-19, Kantor Dispendukcapil Tutup

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Tujuh pegawai atau aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Blitar harus menjalani isolasi. Ini setelah mereka terpapar virus asal Tiongkok alias Covid-19.

Tujuh ASN yang terpapar itu berasal dari dua instansi yang berbeda-beda. Empat pegawai berasal dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar dan tiga lainnya berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar. Bahkan untuk sementara waktu kantor Dispendukcapil di Kanigoro tutup seminggu terhitung mulai Senin (12/10).

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti. Menurut Krisna tiga pegawai yang terpapar virus itu diketahui setelah menjalani tes usap atau swab. Tiga pegawai itu adalah rangkaian delapan pegawai usai menjalankan tugas di Tulungagung. “Layanan permohonan adminduk diliburkan. Lokasi kantor juga sterilisasi,” katanya.

Saat ini para pegawai yang terpapar menjalani isolasi. Sementara pegawai yang kontak erat dengan tiga pegawai yang terpapar menjalani tes usap. Jumlahnya sebanyak 80 pegawai. Hingga kini hasil tes usap belum keluar.

Sementara itu berbeda dengan kantor Dispendukcapil yang memilih menutup layanan, kantor BKPSDM masih buka seperti biasanya. Pegawai yang terpapar langsung menjalani karantina di LEC Garum. Sementara sterilisasi mulai Sabtu hingga Minggu (11/10).

Nah, para pegawai yang terpapar itu baru saja menjadi panitia seleksi kompetensi bersama atau SKB CPNS Kabupaten Blitar di Tulungagung beberapa waktu lalu. Jumlah pegawai yang menjadi panitia sebanyak 47 pegawai. Nah usai mengikuti tugas di Tulungagung menjalani tes swab. Dari situlah diketahui ada yang terpapar virus yang belum ada obatnya itu.

Reporter Abdul Aziz Wahyudi
Editor Achmad Saichu