60 Menit Tanpa Listrik

Share this :

Kediri, Koran Memo – Agak berbeda dengan malam-malam sebelumnya, Sabtu (19/3) pukul 20.30 WIB, kawasan Simpang Lima Gumul(SLG) jadi perhatian khusus warga yang peduli dengan keselamatan bumi. Mereka melingkar di tulisan 60 + Earth Hour yang dipenuhi dengan ribuan lilin. Selama 1 jam, listrik di kawasan SLG dipadamkan.

Pemadaman listrik di depan monumen SLG saat earth hour berlangsung (yudha/memo)
Pemadaman listrik di depan monumen SLG saat earth hour berlangsung (yudha/memo)

Asisten III Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ir Kosetyanti  yang hadir dalam kegiatan ini berharap earth hour berlanjut setiap tahun di hari yang ditentukan dan dalam waktu satu jam. “Penghematan energi perlu dilakukan dalam masyarakat. Hanya satu jam saja dalam jangka waktu satu tahun. Meski dilakukan sebentar namun serentak akan berdampak besar bagi penghematan energi,”katanya. Ide awal earth hour berasal dari World Wide Fund For Nature(WWF) sejak 2007.Hal ini merupakan kampanye yang sudah mendunia untuk menarik perhatian publik, terutama untuk mengurangi dampak perubahan iklim global yang terjadi saat ini. Selain di Kediri, event earth hour juga dihelat di 50 kota di Indonesia  dan 175 negara di dunia. Kampanye  ini perlu dilakukan untuk penyelamatan bumi dari krisis energi yang terjadi.(bak)

Follow Untuk Berita Up to Date