6 Pelajar Tersapu Air Bah

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Sedikitnya enam pelajar MTS Bani’Ali Muryad Dusun Banaran, Desa Kerik, Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan terseret banjir bandang saat mengikuti kegiatan outbond di wana wisata Grape Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (10/4). Dari enam pelajar itu, dua diantaranya ditemukan tewas. Keduanya yakni  Hasmi (14) dan Ahsan Nurfuad (14), pelajar kelas VIII. Sedangkan empat korban lainnya, hingga berita diturunkan masih dalam pencarian tim gabungan dari Polres Madiun, TNI, BPBD, Tagana, dan Pemkab Madiun.

Keempat korban yang  masih dalam pencarian masing – masing Ma’arif Sachaf (13), Adliyan (13), Gandi (13) ketiganya pelajar kelas VII, dan Ramadhani (14) pelajar Kelas VIII. “Pencarian korban yang belum diketemukan masih berlangsung,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun Edi Hariyanto, Senin (10/4).

Peristiwa tragis itu berawal ketika sekitar 185 pelajar MTS tersebut mengikuti kegiatan outbond yang digelar oleh pihak sekolah, dengan didampingi oleh 10 orang guru pendamping. Namun nahas, saat sebagian dari mereka bermain di sungai setempat, mendadak terjadi banjir. “Hujan deras terjadi di daerah atas mengakibatkan Sungai Grape meluap. Jadi, air bah yang datang itu nggak disangka-sangka,hingga terjadilah musibah ini,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya kini konsentrasi melakukan pencarian korban dan pendataan. “Nanti akan kita verifikasi dan akan kita laporkan ke pusat. Kita sekarang ini masih dalam proses mendata,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Polres Madiun. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Hanif W dihubungi melalui sambungan telepon selulernya tidak dibalas. (adi/(jur)

Reporter : Adi

Editor : Vrian Tri Widodo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.