6 Pekerja Hiburan Malam di Pantai Prigi Terjangkit IMS-HIV

Trenggalek, Koranmemo.com – Puluhan pekerja hiburan malam di kawasan wisata pesisir selatan Trenggalek mengikuti penyuluhan Puskesmas Watulimo, Rabu (18/9). Penyuluhan ini bagian program penyaringan atau screening antisipasi penyebaran penyakit seksual menular. Pasalnya dari beberapa pekerja hiburan malam yang notabene berada di kawasan wisata itu terjangkit inveksi menular seksual (IMS) hingga HIV/Aids.

Kepala Puskesmas Watulimo, Moro Prasetyo melalui koordinator pelaksana program HIV/Aids, Eko Agus Purnomo mengatakan, penyaringan pekerja hiburan malam dilakukan setiap tiga bulan. “Hasil pendataan terakhir enam orang terjangkit IMS maupun HIV/Aids,” ujarnya saat melakukan penyuluhan disalah satu tempat hiburan malam di Pantai Prigi.

Temuan penderita penyakit menular itu, kata Eko, oleh pihak puskesmas dilakukan pendampingan. Namun mayoritas dari mereka memilih pulang ke daerah asal. Pasalnya mayoritas pekerja hiburan malam berasal dari luar daerah Trenggalek. “Kita kontrol pengobatannya selain sosialisasi pencegahannya. Tapi mayoritas pulang ke daerah asal,” kata dia.

Dia mengakui tak mudah memutus rantai penyebaran penyakit seksual menular itu tanpa kesadaran penderita tersebut. Terlebih hilir mudik jumlah pekerja hiburan malam menjadi kendala petugas saat melakukan penyuluhan. “Karena jumlahnya berubah-ubah. Ada yang pindah lokasi atau pulang, mayoritas mengaku karena kebutuhan ekonomi,” jelasnya.

Berdasarkan pemantauan petugas, saat ini terdapat sekitar 24 tempat hiburan malam berupa cafe dan warung kopi di wilayah Desa Tasikmadu masuk kawasan wisata Pantai Prigi. Jumlah tempat hiburan malam itu cenderung berubah karena beberapa diantaranya sudah tidak beroperasi. “Enam diantaranya sudah tutup,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetiya
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date