6 Orang Komplotan Begal Sadis Digulung: Sebelum Beraksi, Gelar Pesta Miras

Madiun, koranmemo.com – Polres Madiun meringkus enam pelaku begal (kasus pencurian dengan kekerasan), hingga menyebabkan seorang anak jalanan tewas. “Anggota komplotan pencuri ini berjumlah enam orang, dua orang diantaranya masih dibawah umur dan ditangani PPA”, kata Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono dalam rilisnya, Jumat (29/3).

Dua dari empat pelaku di bawah umur itu berasal dari Kecamatan Saradan yakni AF (17) dan AD (17). Sedangkan empat pelaku lain yakni tiga orang dari satu kampung yakni Khoirul Joko (19), Edhi S alias Esok (20), dan Ari alias Genggek (20) warga Desa Klumutan Kecamatan Saradan. Sedangkan satu pelaku yakni warga Desa Sumbersari Kecamatan Saradan atas nama Mashruf alias Arif (20).

Peristiwa pencurian dengan kekerasan itu sendiri terjadi pada Minggu (24/3) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan raya Madiun-Surabaya, Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.
Sebelum menjalankan aksinya, komplotan ini mengadakan pesta miras terlebih dahulu. Setelah usai mereka pun mulai mencari sasaran dengan terlebih dahulu menghubungi anggotanya yang sudah mengintai lima calon korbannya.

Dalam aksinya, pelaku membawa senjata tajam dan melakukan kekerasan terhadap korban.
Akibat perbuatan pelaku, satu korban meninggal dunia atas nama Ridho Cahyo (14). Pelajar MTsN Mejayan Madiun.

Sedangkan empat korban yang mengalami luka akibat pukulan yakni Pandugiri (14) pelajar kelas VIII MTs V Madiun, Nasrul (15) pelajar kelas IX SMPN 1 Mejayan, Adittya (13) pelajar kelas VII MTs V Madiun dan Safiyulloh (14) pelajar kelas VIII SMPN 1 Mejayan. “Dari lima korban,  satu orang diantaranya meninggal,” jelas AKBP Ruruh.

Selain merikungkus pelaku, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa pisau dan tiga unit sepeda notor. Yakni Honda Kharisma Nopol AE 5025 EV, dan dua Honda Vario Nopol AE 5584 L dan nopol AE 2557 GU.
Pelaku dijerat pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke 1e, 2e KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date