54 Tahun Berdampingan Beda Agama Tak Pernah Gesekan, ini Resepnya

Nganjuk, koranmemo.com – Kerukunan umat beragama warga RT 06/RW 02 Dusun/Desa Macanan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, patut dibanggakan. Dalam posisi tempat ibadah yang berdampingan, yakni Musala Al Wadik dan Gereja Santo Robertus, masing-masing umat hidup rukun dan damai.

“Gereja ini berdiri pada tahun 1957, dan musala berdiri pada tahun 1965. Selama 54 tahun berdampingan, kami tetap rukun dan hidup damai,” ujar Simon Jaidi, penunggu gereja, Kamis (20/6/2019).

Dikatakan, dalam setiap kegiatan, baik di gereja maupun di musala, warga setempat selalu saling membantu dan bergotongroyong. “Kalau musala sedang dibersihkan, kami umat kristen selalu membantu. Begitu juga sebaliknya,” tutur Simon.

Hari ini, puluhan personel polisi dari Polres Nganjuk dan Polsek Loceret bersama personel Koramil 0810/03 Loceret dibantu warga setempat, melakukan bakti religi bersih-bersih dua tempat ibadah tersebut. Kegiatan ini dalam rangka HUT ke – 73 Bhayangkara.

“Giat bakti sosial bersih-bersih tempat ibadah ini akan dilaksanakan selama tiga hari, dimilau hari ini, Kamis 20 Juni 2019,” kata AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk.

Sementara itu, Kiai Khoirul Anam salah satu imam Musala Al Wadik bersyukur karena aparat kepolisian peduli membersihkan musala tanah wakaf dari Wainem Jikan ini. “Terima kasih kami sampaikan kepada Polres Nganjuk dan selamat HUT Bhayangkara,” tuturnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date