52 Hari Menghilang, Ditemukan Tinggal Tengkorak

Malang, koranmemo.com – Suasana di ladang tebu milik tanah kas Desa Asrikaton Dusun Krajan RT.10 RW.2 Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, yang biasa sepi, tiba-tiba mendadak gempar. Pasalnya, warga setempat menemukan sesosok mayat yang hampir menjadi tengkorak, Sabtu (27/07) pukul 11.30 WIB. Polisi yang melakukan identifikasi berhasil mengetahui identitas korban yakni Sumardi (57) warga setempat yang diketahui sejak 52 hari lalu kabur karena sering depresi.

Kasubag Humas Polres Malang AKP Aninun Djariyah mengatakan korban merupakan warga setempat yang sudah hampir 2 bulan meninggalkan rumah. “Korban diketahui warga setempat, keterangan keluarga korban mengatakan jika korban sering melakukan tindakan cobaan  bunuh diri dan di lokasi kejadian ditemukan racun obat tikus, ” jelasnya, Minggu (28/07).

Berawal sekitar pukul 10.00 Wib,warga setempat sedang tebang tebu menemukan mayat laki – laki di dalam ladang tebu yang sedang ditebang dan diketahui jika tubuh mayat tersebut sudah tinggal sebagian dan menyisakan tulang tengkorak.

Mengetahui akan hal tersebut kemudian melapor kepada perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Pakis. Informasi keluarga korban diketahui jika korban sejak 6 Juni 2019 lalu pergi tanpa pamit, Sewaktu dilakukan oleh TKP ditemukan di dekat posisi korban sisa minuman racun tikus dan juga obat pembasmi tanaman merk Gramaxone serta potongan botol air mineral yang digunakan untuk minum.

Barang – barang milik korban baik dompet dan identitas korban masih lengkap ditemukan di dekat lokasi korban,karena keluarga korban membuat surat pernyataan keberatan dan menolak untuk outopsi dan hanya bersedia pemeriksaan luar,dalam tubuh korban tidak ditemukan luka atau tanda tanda kekerasan.

” Korban diduga meninggal dunia karena bunuh diri dengan minum racun tikus di campur obat tanaman, setelah meninggal karena posisi di tengah ladang tebu baru ditemukan sewaktu warga melakukan tebang tebu,” ucapnya kepasa koranmemo.com.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu