4 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Saat Asyik di Kamar Kos, 3 Diantaranya Masih Pelajar

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com РSatpol PP Kabupaten Tulungagung bersama Polres Tulungagung menggerebek kamar kos yang berada di Kelurahan Kepatihan Kecamatan Tulungagung, Rabu (15/1). Empat pasang bukan suamu istri diamankan, dua pasang diantaranya masih berstatus sebagai pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Tulungagung.

Kasi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Tulungagung, Agung Setyowidodo mengatakan, penggerebekan itu berdasarkan laporan masyarakat jika salah satu tempat kos di Kelurahan Kepatihan digunakan tindak asusila. Sekitar pukul 10.00 WIB, Satpol PP bersama Polres Tulungagung mendatangi tempat kos tersebut. Empat pasang diamankan, tiga diantaranya masih berstatus sebagai pelajar SMA di Tulungagung. Bahkan, saat penggrebekan dua pasang pelajar masih mengenakan seragam sekolah.”Kita temukan empat pasang bukan suami istri di dalam kamar. Dua pasang masih pelajar SMA di Kabupaten Tulungagung. Saat kita datangi pintu kamar dalam keadaan tertutup,” ujarnya.

Empat pasang yang diamankan itu langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kabupaten Tulungagung. Mereka akan dilakukan pendataan, sedangkan pasangan pelajar yang diamankan Satpol PP akan memanggil pihak keluarga serta kepala sekolah yang bersangkutan. Empat pasang yakni, Satria (21) dan Dumrotun (21), Nl (16) dan Sn (16), Ih (19) dan Ln (18) serta De (18) dan Dn (19).

“Mereka kita BAP dulu nanti baru kita panggil pihak sekolah. Karena empat anak ini masih pelajar. Pemilik kos juga akan kita panggil, sepertinya pemilik kos tidak mengetahui jika tempat kosnya digunakan asusila,” jelas Agung.

Informasi yang dihimpun, sewa kamar kos dengan tarif per jam marak di Kabupaten Tulungagung. Penyewa bisa menyewa kamar kos per jam mulai Rp 15 ribu, atau per malam Rp 100 ribu. Kamar kos dengan biaya sewa murah itu ditawarkan melalui grup media sosial tertutup. Kemudian pemilik kamar bertemu dengan salah satu penyewa di tempat yang berbeda untuk menyelesaikan pembayaran. Penyewa diberi tahu letak kamar dan dengan sengaja meninggalkan kunci kamar tergantung di pintu.

“Kita akan panggil pemilik rumah kos untuk dimintai keterangan,” ujar Kepala UPPA Polres Tulungagung, Ipda Retno Pujiarsih.

Reporter Zayyin multazam sukri

Editor Achmad Saichu