4 Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ditutup

Ponorogo, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya terpaksa menutup sementara Pukesmas Wringinanom Kecamatan Sambit. Pasalnya hingga kini telah ada 4 tenaga kesehata  (Nakes) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ini positif tepapar Covid-19.

Dari data di Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo, 4 Nakes itu yakni perempuan umur 50 tahun warga Desa Wringinanom  Kecamatan Sambit, laki-laki usia 29 tahun warga Bedingin Kecamatan Sambit, perempuan usia 53 tahun warga Desa Campurejo Kecamatan Sambit yang terkonfirmasi positif pada , Minggu (9/8).

Tiga orang tersebut merupakan kontak erat dari pasien nomer 199 yang merupakan Nakes di Puskesmas Wringinanom. “Dengan demikian ada 4 orang staf Puskesmas Wringinanom yang dinyatakan positif COVID-19,” ujar Bupai Ponorogo Ipong Muchlissoni, Minggu (9/8).

Ipong menambahkan, penutupan sementara di Puskesmas Wringinanom dipilih, mengingat jumlah Nakes yang tepapar Covid-19 cukup banyak. Tak hanya itu, kewajiban menjalankan prosedur isolasi dalam perawatan dapat mengganggu kelancaran pelayanan kesehatan.

” Sebagian stafnya menjalankan isolasi mandiri. Sementara pelayanan kita tutup. Kita akan lakukan tracing dan testing kontak erat dan termasuk seluruh karyawan di Puskesmas ini,” ungkapnya.

Disisi lain, Ipong membeberkan terjadi penambahan kasus baru konfirmasi Positig Covid-19, di tengah genjarnya Pemkab menjalankan adaptasi kebiasaan baru ( New Normal. Tak tanggung-tanggung hari ini ( kemarin.red) 9 kasus baru terjadi, dimana 3 orang diantaranya merupakan Nakes Puskesmas Wringinanom.

Sedangkan 5 orang lainnya yakni, Perempuan 58 tahun warga Babadan, Perempuan 25 tahun, Laki – laki 25 tahun warga Desa Winong Kecamatan Jetis, Laki – laki 40 tahun warga Desa Krebet Kecamatan Jambon, Laki – laki 61 tahun warga Tambakbayan Kecamatan Ponorogo, dan Perempuan 14 tahun warga  Desa Ngabar Kecamatan Siman.” Pandemi Covid 19 masih terjadi. Kapan akan berakhir itu tergantung diri kita sendiri. Sejauh mana menjalankan protokol kesehatan,” tekan Ipong.

Kendati demikian, ia mengaku gembira karena pada saat yang bersamaan 2 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Mereka yakni pasien nomor 192 dari klaster Ronowijayan dan pasien 199 dari klaster Sambit (puskesmas wringinanom).” Alhamdulillah, hari ini kembali terdapat 2 orang pasien yang dinyatakan sembuh, yaitu pasien no. 192 (Ronowijayan) dan no. 199 (Sambit) dinyatakan sembuh,” jelasnya.

Dengan bertambahnya 9 kasus baru positif Covid 19. Saat ini jumlah warga yang terkonfirmasi terpapar virus corona mencapai 219. Dimana 179 orang sembuh, 5 meninggal, 35 orang diisolasi. Di Ponorogo sendiri saat ini ada 8 klaster kasus Covid 19. Yakni, Gontor 86 orang (sembuh 86), riwayat Surabaya 23 orang ( sembuh 18), Temboro 13 orang (sembuh 13), Ronowijayan 1 ada 13 orang (sembuh 13), Ronowijayan 2 ada 7 orang (sembuh 1), PPIH Sukolilo 8 orang (sembuh 8), panjeng 4 orang (sembuh 3), klaster lain-lain 65 orang (Sembuh 37).

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu