4 Muridnya Viral Usai Kembalikan Dompet Jatuh, SMPN 8 Kota Blitar Siapkan Hadiah

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Kota Blitar sudah siapkan hadiah untuk murid – muridnya yang sedang viral berkat kebaikan mereka mengembalikan dompet yang ditemukan. Apresiasi itu akan diberikan berbarengan dengan agenda puncak dies natalis ke 35 sekolahan tersebut.

Kepala SMPN 8 Kota Blitar, Sri Sulistijo Andajani mengaku bangga dengan sikap yang dilakukan oleh anak didiknya itu. Sikap mereka diharapkan menjadi contoh bagi teman lainnya yang telah menerapkan pendidikan karakter.

Meski viral di media sosial, Sri Sulistijo mengaku, pihak sekolah baru mengetahui jika empat remaja tersebut adalah muridnya. Bahkan, sekolah harus melakukan pengecekan terhadap daftar siswa baru, karena empat anak itu baru menjalani kegiatan belajar mengajar di SMPN 8 Kota Blitar mulai 15 Juli kemarin. “Mereka murid baru, memang dari SD yang sama dan katanya teman sepermainan sejak kecil,” katanya saat ditemui koranmemo.com, Jumat (9/10).

Empat anak itu diketahui berbeda kelas di SMPN 8 Kota Blitar. Travis Hemar tercatat sebagai siswa kelas 7d, Hefrian Cahya siswa kelas 7e, Nur Hamid kelas 7f, dan Gatan Mahendra siswa kelas 7h. Mereka sama – sama berasal Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Meski belum ada satu bulan bersekolah di SMPN 8, Sri Sulistijo sudah melihat sikap yang baik dari keempat remaja. Terlebih dalam kegiatan keagamaan mereka selalu aktif dengan selalu ikut berjemaah salat dhuhur atau salat jumat.

“Guru – guru mengatakan, mereka ini rata – rata pendiam, terus tertib juga saat di kelas, disipilin, ibadahnya juga bagus tidak pernah absen saat salat dhuhur sama salat Jumat. Memang salat berjemaah itu bagian dari kegiatan dari sekolah untuk memupuk karakter anak yang taat pada Allah,” kata Kepsek.

Sikap terpuji yang dilakukan keempat remaja itu bertepatan dengan dies natalis ke 35 SMPN 8 Kota Kediri. Sri Sulistijo menganggap, kejadian itu menjadi kado paling indah bagi sekolah yang kini ia pimpin. Sekolah sudah menyiapkan hadiah spesial untuk keempat remaja yang rela mencari pemilik tas kresek yang berisikan barang – barang berharga dan uang Rp 900 ribu.

“Insyaallah apresiasi itu akan kita serahkan berbarengan puncak dies natalis SMPN 8 Kota Blitar, hari Selasa (13/8). Hadiahnya apa? Masih kita rahasiakan,” tambah Sri Sulistijo.

M Sidik Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar juga sudah menyiapkan hadiah untuk empat remaja tersebut. Sikap remaja itu sudah mengaplikasikan pendidikan karakter yang saat ini gencar dilakukan di setiap lembaga pendidikan melalui kurikulum 2013. “Senin kita akan ke sekolah remaja ini. Sangat menginspirasi sekali buat kita semuanya,” katanya singkat saat dihubungi koranmemo.com.

Sementara itu, Fitriani teman satu kelas Travis mengaku, temannya itu memang baik dan jujur. Namun, tidak jarang anak yang sedang beranjak dewasa itu sering usil pada teman lainnya.

“Dia anaknya pendiam, jujur juga sih, sama teman – teman juga baik, tapi terkadang sering usil,” kata gadis yang mengaku baru berkenalan dengan Travis saat berada di SMPN 8 Kota Blitar.

Sebelumnya, empat remajan itu mendadak viral di media sosial. Setelah foto mereka saat mengembalikan dompet yang ditemukan di pinggir jalan ke pemiliknya diunggah oleh akun Facebook Aris Dwi Cahya Ningrum.
Postingan akun Facebook Aris Dwi Cahya Ningrum terkait aksi keempat bocah SMP itu sudah dibagikan sebanyak 1.500 kali hingga Jumat (8/8). Postingan itu juga ditanggapi oleh 3.000 warganet dan mendapat komentar sebanyak 451 dari warganet.
Di postingan itu terlihat foto keempat bocah sedang duduk di kursi ruang tamu sebuah rumah. Dua bocah memakai seragam SD dan dua lagi mengenakan seragam SMP. Tiga dari empat bocah tampak sedang minum teh kemasan.

Dalam postingan itu, pemilik akun Facebook Aris Dwi Cahya Ningrum menambahkan keterangan yang berbunyi ‘Ya Allah nak… Ini real ya.. Dompet saya jatuh dan di dalam ada uang Rp 900 rb… Dan dikembalikan dari klampok sampai di sentul pipp dia ngontel gek panas” ya Allah nak.. Umur semono km jujurmen, aku jan terharu’.

Keempat bocah yang viral di media sosial itu belakangan diketahui siswa kelas 7 SMPN 8 Kota Blitar. Mereka, Travis Hemar Borneo (14), Hevrian Cahya Putra Pratama (12), Nur Hamid Hidayat (13), dan Gatan Mahendra (12).
Keempatnya merupakan teman sejak kecil dan tinggal di satu kelurahan, yaitu, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Mereka awalnya juga berasal dari satu SD yang sama, yaitu, SDN Klampok 1 Kota Blitar.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date